Luhut Sebut Pembangunan IKN Nusantara 'Dibantu' Putra Mahkota Abu Dhabi, Warganet: Si Tukang Ngutang

"Mendanai atau meminjamkan uang?," tanyanya.

Denada S Putri
Jum'at, 11 Februari 2022 | 08:00 WIB
Luhut Sebut Pembangunan IKN Nusantara 'Dibantu' Putra Mahkota Abu Dhabi, Warganet: Si Tukang Ngutang
Penampakan desain Istana IKN Nusantara. [Istimewa]

SuaraKaltim.id - Pembiayaan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru Indonesia yang ada di Kaltim, disebut akan dibantu oleh Putra Mahkota Abu Dhabi Mohamed Bin Zayed. Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Ia membeberkan hal tersebut saat menghadiri Hari Lahir NU ke-96 secara virtual Sabtu (5/2/2022) kemarin. Kabar itu pun viral di media sosial (Medsos).

Salah satu akun yang mengunggah kabar itu ialah @penajamterkini_net. Ia menjelaskan pernyataan Luhut tersebut dengan rinci dalam keterangan tulisnya.

"Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan membeberkan fakta bahwa Mohamed Bin Zayed akan membantu pembangunan Ibu Kota Negara (IKN). Putra Mahkota Abu Dhabi tersebut disebut akan ikut mendanai pembangunan IKN Nusantara di Kalimantan Timur. Hal itu disampaikan Luhut Binsar Pandjaitan saat menghadiri Harlah NU Ke-96 secara virtual pada Sabtu, 5 Februari 2022," jelasnya, dikutip Jumat (11/2/2022).

Baca Juga:Pemindahan IKN ke Kaltim Disebut Bogat Widyatmoko Punya Banyak Ancaman, Warganet Minta Batalkan

Tak hanya itu, melansir dari keterangan tulis admin, Luhut juga menyebut hal itu bisa terjadi lantaran sang putra mahkot memiliki keterikatan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Yah, katanya, orang nomor satu di Indonesia berteman baik dengan sang putra mahkota. Hingga menjadi alasan Mohamed Bin Zayed memberikan bantuan untuk membangun IKN Nusantara.

"Bantuan yang diberikan Pangeran Mohamed Bin Zayed itu diberikan, karena dia berteman baik dengan Presiden Jokowi," terangnya.

Tanggapan warganet

Warganet yang melihat unggahan tersebut ramai memberikan komentar. Banyak dari mereka yang tak menyetujui pernyataan Luhut tersebut.

Baca Juga:Viral Video Diduga Seorang Guru Bakar Sepatu Murid karena Langgar Aturan

Alasannya, karena warganet takut Indonesia akan memiliki banyak hutang akibat pembangunan IKN di Bumi Mulawarman.

"Giliran bayar hutang nagih nya ke rakyat ," ucapnya.

"Kata" nya dipercantik 'mendanai' makna sebenarnya 'Memberi Pinjaman' ," singgungnya.

"Gak ush aja pak. Nambah² hutang negara aja," sambungnya.

"Mendanai atau meminjamkan uang?," tanyanya.

"Si tukang ngutang," tegasnya.

"Memaksakan diri," sambatnya.

"Namanya ditambah aladin, jadi Ibukota Nusantara Aladin," tuturnya.

"Memaksakan diri sampe utang sana sini ," tambahnya.

"Opung di rumah aja yaa... udah tua jangan kemana-mana ... awas kena kopit," tandasnya.

Hingga berita ini selesai ditulis, unggahan tersebut sudah disukai sebanyak 553 kali oleh warganet.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini