Pertamina Klaim Sudah Salurkan Seperempat Jatah Solar Subsidi Kalimantan

"Sesuai dengan kuota yang ditentukan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas)," katanya.

Denada S Putri
Kamis, 24 Maret 2022 | 21:49 WIB
Pertamina Klaim Sudah Salurkan Seperempat Jatah Solar Subsidi Kalimantan
Ilustrasi- suasana antrean kendaraan untuk mendapatkan BBM solar bersubsidi di SPBU. [ANTARA]

SuaraKaltim.id - Di Bumi Mulawarman, hingga pekan ketiga Maret ini Pertamina sudah menyalurkan 47.000 kiloliter (KL) atau hampir seperempat dari jatah solar subsidi tahun 2022 sebanyak 205.382 KL.

"Sesuai dengan kuota yang ditentukan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas (BPH Migas)," kata Humas Pertamina Patra Niaga Kalimantan Susanto Satria, melansir dari ANTARA, Kamis (24/3/2022).

Solar sejumlah itu dijatah sebanyak 60-75 KL solar per hari di Balikpapan. Di Kota Minyak, solar dijual  antara lain melalui  Stasiun Pengisian  Bahan Bakar (SPBU) Km 9 dan Km 15 Jalan Soekarno-Hatta.

Solar subsidi ada di kedua SPBU tersebut, jelas Satria, karena Pertamina fokus pelayanan di jalur logistik serta jalur-jalur yang memang penggunanya adalah yang berhak menggunakan solar subsidi. Menurut catatan Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) Balikpapan, sampai akhir tahun lalu, diperhitungkan anggotanya mendapat dari 18-24 KL per hari dari Km 9 dan 24-32 KL per hari di Km 15 harga per liter Rp 5.150.

Baca Juga:Viral Video Truk Tangki BBM 'Kencing' di Jalan, Pihak Pertamina Bereaksi

Satria menegaskan Pertamina menjamin dan memastikan SPBU selalu tersedia bahan bakar bagi masyarakat. Di sisi lain, dalam sebulan terakhir sopir-sopir truk mengeluhkan waktu antre yang dibutuhkan hanya untuk mendapatkan solar subsidi. Ia bahkan menyinggung soal antrean truk saat membeli solar. Menurutnya, sopir truk yang sedang mengantre itu di SPBU KM 15.

"Sekarang sudah 2 hari 2 malam antre baru bisa dapat solar. Padahal sebelumnya cukup 2-3 jam," katanya. 

Sudah demikian, setiap truk hanya dibolehkan membeli paling banyak Rp 500 ribu. Padahal biaya kita antre saja bisa sampai Rp 200 ribu. Menurutnya lagi, uang tersebut untuk makan dan rokok, serta kopi dan air minum.

Di SPBU  Km 15 ini biasa terlihat mengular antrean truk-pickup atau bus hingga ratusan meter dari depan dispenser penuang minyak.

Baca Juga:Tuntutan Para Sopir Truk ke Pertamina Tak Dikabulkan Sesuai Permintaan, Ancam Bakal Ada Aksi Lagi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini