facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Otorita IKN Nusantara Gelar Pelatihan Kerja, 60 Orang Ikut Serta, Siapa Aja?

Denada S Putri Selasa, 28 Juni 2022 | 21:00 WIB

Otorita IKN Nusantara Gelar Pelatihan Kerja, 60 Orang Ikut Serta, Siapa Aja?
Ilustrasi IKN Nusantara. [YouTube Sekretariat Presiden]

Pelatihan mulai pada 4 Juli 2022 ini. Kita bekerja sama dengan berbagai pihak."

SuaraKaltim.id - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) bersama pemerintah daerah dan kementerian/lembaga terkait, sedang menyiapkan beragam pelatihan kerja. Pelatihan itu diberikan untuk warga setempat.

Tujuannya, agar bisa turut serta dalam berbagai kegiatan pembangunan di IKN Nusantara. Hal itu disampaikan Ketua Bidang Koordinasi Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Tim Transisi IKN Diani Sadiawati.

“Pelatihan mulai pada 4 Juli 2022 ini. Kita bekerja sama dengan berbagai pihak seperti Balai Latihan Kerja (BLK) Samarinda, Kecamatan Sepaku, Dinas Perindustrian, juga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR),” katanya, melansir dari ANTARA, Selasa (28/6/2022).

Dia mengatakan, yang akan segera digelar adalah pelatihan operator ekskavator, operator dump truck, pelatihan menjadi barista, bakery (membuat roti) dan kue, tailor (tukang jahit), sablon, dan painter (pengecatan).

Baca Juga: Capres 2024 Pengganti Presiden Jokowi Diharapkan Bisa Lanjutkan Program IKN, Andrinof: Demi Pemerataan Pembangunan

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Samarinda Amran mengatakan, pelatihan akan dilaksanakan di Kecamatan Sepaku. Pesertanya ada 60 orang.

"Para peserta terdiri dari 45 orang, di mana 4 orang dari kelurahan dan 11 orang dari desa di Kecamatan Sepaku. Serta, 15 orang dari wilayah Desa Bumi Harapan, Kecamatan Sepaku," jelasnya.

Pada pelatihan angkatan pertama di 4 Juli tersebut, BLK Samarinda menjadi penyelenggara. Bekerja sama dengan PT Propan.

Lebih jauh lagi, OIKN juga akan mengkoordinasikan pelatihan dan program seiring dengan proses pembangunan Ibu Kota Nusantara, salah satunya, Kementerian PUPR sudah mempersiapkan rencana pembekalan dan uji sertifikasi tukang.

Sertifikasi itu untuk keahlian plester tukang bangunan gedung, keahlian pasang bata, tukang kayu, tukang besi beton, tukang pasang rangka atap baja ringan, hingga pelatihan instruktur informasi model bangunan (building information modeling atau BIM).

Baca Juga: Pemkab PPU Butuh Dana Insentif dari Pemerintah Pusat untuk Imbangi Pembangunan IKN Nusanatara

“Mudah-mudahan proses persiapan yang terus bergulir akan lancar sehingga pembangunan Ibu Kota Nusantara benar-benar dapat dirasakan manfaatnya bagi seluruh masyarakat,“ kata Diani Sadiawati. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait