Pemkab PPU Butuh Dana Insentif dari Pemerintah Pusat untuk Imbangi Pembangunan IKN Nusanatara

"Dana insentif khusus dari pemerintah pusat tersebut digunakan untuk mengakomodir pembangunan di daerah penyangga."

Denada S Putri
Senin, 27 Juni 2022 | 08:00 WIB
Pemkab PPU Butuh Dana Insentif dari Pemerintah Pusat untuk Imbangi Pembangunan IKN Nusanatara
Ilustrasi IKN Nusantara. [YouTube Sekretariat Presiden]

SuaraKaltim.id - Penetapan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Sepaku, membuat Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (Pemkab PPU) membutuhkan dana insetif khusus dari pemerintah pusat.

Dana tersebut, katanya untuk mengimbangi pembangunan IKN Nusantara yang ada di Sepaku. Hal itu disampaikan Kepala Bagian (Kabag) Pembangunan Sekretariat Daerah (Sekda) PPU, Nicko Herlambang belum lama ini.

Ia mengemukakan, dana insentif tersebut dibutuhkan sebagai penunjang pembangunan daerah penyangga IKN Nusantara yang dibebankan pada PPU.

"Dana insentif khusus dari pemerintah pusat tersebut digunakan untuk mengakomodir pembangunan di daerah penyangga agar tidak terjadi kesenjangan dengan pembangunan IKN Indonesia baru bernama Nusantara," sebutnya, melansir dari ANTARA, Senin (27/6/2022).

Baca Juga:Ribuan Bibit Pohon di Persemaian Mentawir Siap Hijaukan IKN Nusantara

Ia membeberkan, anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) PPU hanya lebih kurang Rp 1,1 triliun. Katanya, pembangunan infrastruktur di PPU sekitar Rp 100 miliar sampai Rp 500 miliar per tahun, tidak mumpuni untuk mengimbangi pembangunan IKN.

"Anggaran pemerintah kabupaten itu tidak bisa imbangi pembangunan ibu kota baru Indonesia di wilayah Kecamatan Sepaku," ujarnya.

Ia menegaskan, lokasi IKN Nusantara yang ditetapkan Pemerintah Pusat, merupakan wilayah paling luas di PPU. Katanya, Pemkab PPU juga akan mengajukan dana insentif khusus kepada pemerintah pusat. Lebih kurang Rp 1 sampai 2 triliun pertahun.

Dana insentif khusus tersebut, masih menurut dia, diperlukan untuk pembangunan infrastruktur jalan tani dan lingkungan yang masih mengalami kerusakan.

Kemudian, lanjutnya, untuk pembangunan akses penghubung menuju tempat wisata, sarana prasarana kesehatan dan pendidikan, serta peningkatan SDM (sumber daya manusia) lokal.

Baca Juga:Kunjungan ke IKN Nusantara Kemarin, Jokowi Bawa Pemred Sejumlah Media, Basuki Hadimuljono: Ini Bukan Wacana

"Dana insentif juga untuk bantuan biaya belajar (beasiswa), jadi diharapkan pengajuan dana insentif itu dipertimbangkan pemerintah pusat," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak