Lima Orang Meninggal Dunia dan 4 Mengalami Luka Berat Akibat Kecelakaan Maut di Jalan Tengkorak Sukabumi-Cianjur

Korban yang mengalami luka kritis merupakan penumpang sepeda motor dan pejalan kaki yang sempat terserempet bodi truk. Korban saat ini sudah mendapatkan pertolongan medis

Bella
Minggu, 14 Agustus 2022 | 19:00 WIB
Lima Orang Meninggal Dunia dan 4 Mengalami Luka Berat Akibat Kecelakaan Maut di Jalan Tengkorak Sukabumi-Cianjur
Lokasi Kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Sukabumi, Cianjur [Fauzi/Suara.com]

SuaraKaltim.id - Lima orang meninggal dunia dan empat orang mengalami luka berat akibat truk fuso bermuatan tepung terigu yang mengalami rem blong di Jalan Raya Sukabumi-Cianjur tepatnya di Desa Bangbayang, Kecamatan Gekbrong, Minggu (14/8).

Saat ini, keempat orang korban lainn yang mengalami luka berat tersebut masih menjalani perawatan di RSUD Cianjur.

Kanit Gakkum Polres Cianjur, Iptu Hadi Kurniawan di Cianjur Minggu mengungkapkan dua orang di antara keempat korban luka tersebut dalam kondisi kritis karena sempat terpental sejauh beberapa meter.

"Korban yang mengalami luka kritis merupakan penumpang sepeda motor dan pejalan kaki yang sempat terserempet bodi truk. Korban saat ini sudah mendapatkan pertolongan medis di rumah sakit. Kami juga masih melakukan pendataan terhadap korban meninggal dan luka berat karena saat dievakuasi tidak ditemukan kartu identitasnya," ungkap Hadi, Minggu.

Baca Juga:Detik-detik Pengibaran Bendera Merah Putih Raksasa di Ketinggian 1228 Mdpl, Puncak Gunung Batu

Sementara itu, untuk memastikan penyebab kecelakaan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dirlantas Polda Jabar dan sejumlah pihak terkait lainnya.

Adapun proses evakuasi bangkai truk dan kendaraan lainnya yang terlibat dalam kecelakaan masih terus diupayakan guna mencairkan antrean panjang kendaraan dari kedua arah.

"Kami masih berupaya melakukan proses evakuasi agar arus lalulintas dari kedua arah kembali normal. Hingga Minggu petang proses evakuasi masih berjalan dengan melibatkan sejumlah alat berat," ujarnya.

News

Terkini

Dalam video yang diunggah di akun @viral62com, Jeje tengah duduk bersama Bryan Domani.

Lifestyle | 07:00 WIB

Petani itu dari 50 tahun tidak beranjak kesejahteraannya. Kita ingin petani mengurus pertanian saja, tidak perlu mengurus harga. Kita akan atur itu sehingga Rp100 triliun

News | 18:33 WIB

Korban hilang setelah terseret arus saat berenang di Pantai Lhoknga

News | 17:24 WIB

Udah kere beraninya keroyokan mana sama Orang Tua

News | 16:48 WIB

Tentu kita kecewa dengan hasil ini, karena kita ingin menang, tapi kekalahan memang bisa terjadi dalam pertandingan

News | 13:08 WIB

Larva atau maggot dari lalat hitam jadi bahan utama produksi pelet ikan (pakan ikan)

News | 11:39 WIB

Koordinator CS Hasbi mengatakan, pihak RSUD Taman Husada sudah membayarkan kewajiban mereka.

News | 09:00 WIB

Setiap bulan, ujarnya, harga komoditas tepung terigu terus melambung tinggi.

News | 08:30 WIB

Keterangan awal didapat dari ayah korban. Ayah korban saat itu berada di rumahnya.

News | 08:00 WIB

Aji Erlynyawati mengatakan, alokasi dana BLT itu berdasarkan arahan Menteri Keuangan.

News | 07:30 WIB

Terlihat di video, ada suara seorang wanita yang memanggil para emak-emak untuk naik ke atas panggung buat berjoget.

News | 07:00 WIB

Tingkat kelembapan di Kaltim dimulai dari angka 60 sampai 100 persen.

News | 06:00 WIB

"Karena pandemi Covid-19 masih ditetapkan pemerintah sampai saat ini, bahkan semua kabupaten/kota di Kalsel masih status PPKM level 1," ujar Diauddin.

| 03:20 WIB
Tampilkan lebih banyak