Isran Noor Pastikan Tak Ada Pemberhentian Tenaga Honorer sampai Akhir Tahun Ini

Prinsipnya, semua bersepakat tidak akan ada pemberhentian tenaga honor.

Denada S Putri
Jum'at, 20 Januari 2023 | 17:00 WIB
Isran Noor Pastikan Tak Ada Pemberhentian Tenaga Honorer sampai Akhir Tahun Ini
Gubernur Kaltim Isran Noor. [kaltimtoday]

SuaraKaltim.id - Gubernur Kaltim Isran Noor memastikan, akhir tahun ini tak ada pemberhentian atau pemecatan terhadap tenaga honorer. Hal itu ia sampaikan usai menemui Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Abdullah Azwar Anas.

Ia yang juga menjabat sebagai Ketua Asosias Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) menyampaikan, semua pemprov sudah sepakat agar tak ada pemberhentian untuk tenaga honor di instansi-instansi pemerintah dalam beberapa tahun ke depan.

“Tidak akan ada dulu pemberhentian atau pemecatan atau PHK (tenaga honor). Itu aja,” tegasnya, disadur dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Jumat (20/01/2023).

Usai pertemuan itu, disampaikan Isran Noor APPSI, Apeksi, dan Apkasi akan mencari rumusan terbaik. Semua itu demi penyelesaian persoalan tenaga honor.

Baca Juga:Keputusan Exco Bisa Dianulir Melalui Kongres PSSI, Bos Madura United Sebut Akan Lakukan Ini demi Liga 1 dan Liga 2

Prinsipnya, semua bersepakat tidak akan ada pemberhentian tenaga honor, hingga ditemukan rumusan terbaik untuk nasib para tenaga non-ASN tersebut.

Namun demikian, belum diungkap secara terbuka solusi sementara yang sudah disepakati dan akan ditindaklanjuti. Yang pasti katanya, opsi pengangkatan seluruh tenaga honor menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) juga tidak memungkinkan bagi keuangan negara.

Sebaliknya, pemberhentian tenaga non-ASN secara keseluruhan pun tidak mungkin dilakukan karena berpotensi menimbulkan gejolak dan terhambatnya penyelenggaraan pelayanan publik.

Menteri PAN-RB Abdullah Azwar Anas menyampaikan, pihaknya masih mencari alternatif terbaik untuk tenaga-tenaga non-ASN di seluruh Indonesia. Dalam pertemuan dengan asosiasi sudah mulai mengerucut beberapa alternatif yang nanti akan dirumuskan ulang terkait nasib honorer yang sebelumnya bakal di-PHK akhir tahun ini.

Ketua Apeksi Bima Arya menyampaikan, pihaknnya sudah melihat ada titik terang dan titik temu terkait nasib tenaga honorer. Saat ini tinggal diturunkan secara bersama-sama dalam payung regulasi. Rincian terkait isu pembiayaan, pembagian porsi pusat dan daerah.

Baca Juga:Kaltim Gencar Dagang Emisi Karbon Dioksida, Gubernur Isran Noor: Untuk Bangsa dan Negara

“Timeline sepertinya akan cepat karena proses ini harus diakselerasi,” kata wali kota Bogor tersebut.

Sekjen Apkasi Adnan Purichta Ichsan juga mendukung regulasi yang akan dibuat untuk memperjuangkan agar tenaga honor non-ASN tidak di-PHK.

“Kami sedang mencari solusi terbaik, khususnya soal keuangan agar tidak membuat daerah tertekan,” ujar Ahmed Zaki Iskandar.

Rapat tersebut dihadiri Kepala BKN Aria Wibisana, jumlah gubernur, bupati dan wali kota serta para pejabat teras Kementerian PAN dan RB.

News

Terkini

Rumah sakit tersebut ditujukan bagi masyarakat di sekitar IKN.

News | 18:00 WIB

Tampak, satpam itu pun mengantarkan anak jalanan itu sampai keluar.

News | 16:55 WIB

Berdasarkan narasi dalam video disebutkan jika peristiwa PNS wanita mengamuk itu terjadi di kantor Kelurahan Fookuni.

News | 16:41 WIB

Tim asuh Aji Santoso itu kini berada diperingkat 7 dengan poin 31 atau hanya selisih 4 poin dari Borneo FC.

News | 16:06 WIB

Dalam video itu, pelaku terlihat kembali mendatangi lokasi.

News | 17:00 WIB

Disebutkan jika aksi nekat wanita berhijab itu saat bertengkar di tempat ekstrem terjadi di jembatan Teluk Kendari.

News | 15:11 WIB

Lahan tersebut masuk dalam kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP).

News | 15:00 WIB

Meski terlihat jalanan masih ramai dilintasi pengendara, keduanya tampak santai beraksi.

News | 14:54 WIB

Tato di lengan wanita itu tampak tertulis nama Bayu.

News | 18:43 WIB

Kasus pelecehan sang sopir angkot terhadap penumpang wanita direkam oleh penumpang lain.

News | 18:04 WIB

Pria bertopi dan berkemeja biru itu melawan saat hendak ditangkap polisi.

News | 17:49 WIB

Pihak keluarga dari anak perempuan itu pun akhirnya membuat klarifikasi.

News | 17:24 WIB

Tergambar lukisan mural dan grafiti menghiasi tembok tersebut.

News | 17:01 WIB

Hal itu disampaikan Sekdaprov Kaltim Sri Wahyuni belum lama ini.

News | 20:00 WIB
Tampilkan lebih banyak