Isran Noor Yakin Indonesia Tak Masuk 23 Negara yang Alami Krisis Ekonomi

Menurutnya, semua hewan dan tumbuhan bisa hidup di Indonesia.

Denada S Putri
Selasa, 24 Januari 2023 | 16:00 WIB
Isran Noor Yakin Indonesia Tak Masuk 23 Negara yang Alami Krisis Ekonomi
Gubernur Kaltim, Isran Noor. [Presisi.co]

SuaraKaltim.id - Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor meyakini Indonesia tak masuk dalam prediksi 23 negara yang mengalami krisis ekonomi dunia pada tahun ini.

Hal itu disampaikan oleh Isran Noor belum lama ini. Ia mengaku optimis berdasarkan matematis yang ia hitung.

“Kalau pendapat saya, saya optimis Indonesia tak masuk negara yang akan mengalami krisis ekonomi dunia. Secara matematis sudah saya hitung tidak masuk,” tegasnya, melansir dari ANTARA, Selasa (24/01/2023).

Ia menyampaikan pendapatnya di hadapan 500 peserta Rapimnas Persatuan Insinyur Indonesia (PII) 2023, di Hotel Novotel Balikpapan.

Baca Juga:Isran Noor Pastikan Tak Ada Pemberhentian Tenaga Honorer sampai Akhir Tahun Ini

Bagi orang nomor satu di Kaltim itu, semua faktor yang ditetapkan kepada bangsa Indonesia ke dalam lingkaran negara krisis ekonomi, tidak ada dan masih bisa diantisipasi.

Karena, bangsa Indonesia ujarnya, memiliki kekayaan alam yang melimpah ruah dan cukup untuk mensejahterakan rakyat.

Alam dan iklim di Indonesia bak surgawi yang tak ada bandingannya dari negara mana pun di dunia. Mulai cuaca dan tingkat kelembaban alamnya sangat baik. Bahkan, musimnya jauh lebih baik dari negara Eropa maupun Afrika.

“Kalau di Eropa, ketika musim dingin, siapa saja tidak akan mampu hanya menggunakan baju kaos biasa. Sebaliknya, ketika musim panas di Afrika ketika orang menggunakan pakaian biasa, tentu akan kepanasan yang luar biasa. Kondisi itu, tidak akan terjadi di Indonesia,” ungkapnya.

Menurutnya, semua hewan dan tumbuhan bisa hidup di Indonesia. Karena itu, Gubernur pun meyakini, tidak akan mungkin bangsa ini menjadi bagian negara yang masuk di dalam krisis ekonomi.

Baca Juga:Kaltim Gencar Dagang Emisi Karbon Dioksida, Gubernur Isran Noor: Untuk Bangsa dan Negara

Bahkan, diyakininya negara ini tidak akan ada namanya kesusahan pangan dan energi. Untuk itu, ke depan bagaimana generasi muda mampu menangkap dan melihat peluang untuk kemajuan bangsa dan negara.

"Kita memiliki gas dan minyak yang besar. Belum lagi sumber daya lainnya yang mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat," jelasnya.

Untuk itu, Isran Noor mengajak masyarakat Indonesia tak terkecuali para Insinyur bersama-sama memikirkan sumber-sumber kehidupan yang ada di negeri ini.

Dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote, kekayaan alam Indonesia melimpah. Begitu juga berbagai jenis makanan ada di negara ini.

"Jadi, tidak mungkin bangsa Indonesia kelaparan dan krisis ekonomi," lugasnya.

News

Terkini

Rumah sakit tersebut ditujukan bagi masyarakat di sekitar IKN.

News | 18:00 WIB

Tampak, satpam itu pun mengantarkan anak jalanan itu sampai keluar.

News | 16:55 WIB

Berdasarkan narasi dalam video disebutkan jika peristiwa PNS wanita mengamuk itu terjadi di kantor Kelurahan Fookuni.

News | 16:41 WIB

Tim asuh Aji Santoso itu kini berada diperingkat 7 dengan poin 31 atau hanya selisih 4 poin dari Borneo FC.

News | 16:06 WIB

Dalam video itu, pelaku terlihat kembali mendatangi lokasi.

News | 17:00 WIB

Disebutkan jika aksi nekat wanita berhijab itu saat bertengkar di tempat ekstrem terjadi di jembatan Teluk Kendari.

News | 15:11 WIB

Lahan tersebut masuk dalam kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP).

News | 15:00 WIB

Meski terlihat jalanan masih ramai dilintasi pengendara, keduanya tampak santai beraksi.

News | 14:54 WIB

Tato di lengan wanita itu tampak tertulis nama Bayu.

News | 18:43 WIB

Kasus pelecehan sang sopir angkot terhadap penumpang wanita direkam oleh penumpang lain.

News | 18:04 WIB

Pria bertopi dan berkemeja biru itu melawan saat hendak ditangkap polisi.

News | 17:49 WIB

Pihak keluarga dari anak perempuan itu pun akhirnya membuat klarifikasi.

News | 17:24 WIB

Tergambar lukisan mural dan grafiti menghiasi tembok tersebut.

News | 17:01 WIB

Hal itu disampaikan Sekdaprov Kaltim Sri Wahyuni belum lama ini.

News | 20:00 WIB
Tampilkan lebih banyak