Di Kukar katanya terdeteksi 4 titik panas yang tersebar di tiga kecamatan. Yakni, Kecamatan Marang Kayu ada 2 titik, Kecamatan Tabang dan Muara Badak masing-masing 1 titik dengan tingkat kepercayaan menengah.
Sedangkan 65 titik yang terpantau di Kutim, tersebar di 10 kecamatan. Yakni, 12 titik di Kecamatan Bengalon, 7 titik di Kaubun, 5 titik di Busang, 1 titik di Kongbeng, 10 titik di Long Mesangat, 2 titik di Muara Wahau, dan 14 titik di Rantau Pulung, 5 titik di Sangatta Utara, 5 titik di Telen, dan 4 titik di Teluk Pandan.
"Sebenarnya bulan ini masih musim hujan, namun terdapat peluang dalam beberapa hari tidak terjadi hujan berturut-turut di sejumlah kawasan, sehingga hal ini berakibat pada biomassa yang kering dan rawan terjadi kebakaran lahan dan hutan (karhutla), maka semua pihak harus waspada."
"Untuk itu, kami mengimbau semua elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga agar tidak terjadi kebakaran, seperti tidak membuang puntung rokok sembarangan, tidak melakukan pembakaran saat mengelola lahan, apalagi jika di kawasan tersebut ada hutan atau lahan yang mudah terbakar," lugasnya.
Baca Juga:BMKG Imbau Wisatawan Waspada Gelombang 4 Meter di Pesisir Selatan Banten