Tingkatkan Kualitas Pembangunan, Edi Damansyah Sebut Lembaga Adat Desa dan Kelurahan Punya Peran Strategis

Tidak menghilangkan adat-istiadat yang sudah terbangun dalam kehidupan masyarakat setempat.

Denada S Putri
Rabu, 14 Juni 2023 | 17:32 WIB
Tingkatkan Kualitas Pembangunan, Edi Damansyah Sebut  Lembaga Adat Desa dan Kelurahan Punya Peran Strategis
Bupati Kukar, Edi Damansyah. [Prokom Kukar]

SuaraKaltim.id - Pemkab Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) menggelar focus group discussion (FGD) lembaga adat desa dan kelurahan. Tema yang diusung yakni "Peran fungsi dan tugas lembaga adat desa dan kelurahan sebagai mitra pemerintah dalam perencanaan dan pembangunan desa dan kelurahan".

FDG tersebut dibuka langsung Bupati Kukar Edi Damansyah di Gedung Bela Diri Stadion Aji Imbut pada Rabu (14/6/2023).

Dia mengatakan, penguatan pembangunan desa dan kelurahan secara spesifik tertuang dalam program dedikasi Kukar Idaman, di antaranya memperkuat kualitas layanan dasar masyarakat, yakni air bersih dan listrik.

Kemudian peningkatan perekonomian melalui pengembangan potensi unggulan, pengembangan keagamaan, dan pelestarian budaya sebagai identitas karakteristik masyarakat. 

Baca Juga:Disbun Siapkan Hilirisasi Hasil Perkebunan, Pemkab Kukar Bakal Bangun Pabrik Kelapa di Pesisir

Berikutnya penguatan badan usaha milik desa (BUMDes) dan koperasi, hingga penguatan modal sosial melalui program 50 juta per RT.

"Kebijakan-kebijakan ini pada prinsipnya dijalankan dengan skema kolaboratif. Tidak hanya bertumpu pada pemerintah, namun bersinergi dengan pihak lain termasuk masyarakat itu sendiri sebagai pelaksana dan penerima manfaat dari program-program tersebut," kata Edi Damansyah, disadur dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Rabu (14/06/2023).

Menurutnya, lembaga adat memiliki peran strategis dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas pembangunan desa dan kelurahan. Tidak menghilangkan adat-istiadat yang sudah terbangun dalam kehidupan masyarakat setempat.

Perlu dipahami pembangunan desa dan kelurahan pada prinsipnya tidak jauh berbeda dengan proses pembangunan di daerah dan nasional. Setiap kebijakan diperlukan penyeimbang sebagai lembaga kontrol dan akselerator pembangunan yang lebih efektif.

"Forum ini sangat penting untuk menjalin komunikasi dan koordinasi serta menetapkan kebijakan strategis dalam memperkuat lembaga adat yang lebih produktif mencapai kinerja pembangunan jadi lebih baik," tutupnya. 

Baca Juga:Kebun Sawit Tersebar di Beberapa Kecamatan, Kadisbun Kukar Harap Bisa Tarik Investor

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak