Berau Masuk Zona Merah DBD, 333 Kasus dan 3 Kematian

Untuk mengatasi dan mengantisipasi persebaran penyakit tersebut, kata dia, dalam skala yang cukup luas, pemerintah daerah (pemda) juga sudah membangun kerja sama lintas OPD.

Denada S Putri
Selasa, 16 Januari 2024 | 13:06 WIB
Berau Masuk Zona Merah DBD, 333 Kasus dan 3 Kematian
Ilustrasi dbd. (Pixabay/wikiImages)

“Sedangkan 6 Puskesmas lain yakni Puskesmas Pulau Derawan, Tubaan, Biduk-Biduk, Kelay, Long Boy, dan Merapun masih 0 kasus,” ujarnya.

Dia mengakui, DBD merupakan penyakit berbasis lingkungan. Oleh sebab itu, upaya pencegahan dan mengatasinya harus dimulai dari lingkungan.

“Jadi lingkungan mesti dijaga melalui 3M, Menutup, Menguras dan Mengubur atau Mendaur ulang tempat-tempat penampungan air,” tuturnya.

“Kemudian perlu dilakukan juga abatisasi pada tempat-tempat yang digenangi air termasuk bak mandi. Lalu fogging untuk yang positif,” sambungnya.

Baca Juga:Ubur-ubur Langka Hilang, Pulau Kakaban Ditutup Sementara

Jumlah kasus positif DBD, kata dia, ke depan akan menurun apabila semua lapisan masyarakat bisa menjaga kebersihan lingkungannya dengan baik dan mampu menumbuhkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

“Teman-teman di Puskesmas juga sudah melakukan upaya-upaya seperti penyuluhan, sosialisasi, 3M dan sebagainya untuk menekan peningkatan kasus ini,” pungkasnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini