Harapan Wali Kota Balikpapan, Paguyuban Berperan Aktif dalam Mendukung IKN

Ia mengemukakan, sebagai kota penyangga, Balikpapan tentu tak luput dari sorotan para investor untuk berinvestasi.

Denada S Putri
Minggu, 03 Maret 2024 | 15:30 WIB
Harapan Wali Kota Balikpapan, Paguyuban Berperan Aktif dalam Mendukung IKN
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Masud. [ANTARA]

SuaraKaltim.id - Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud memiliki harapan terhadap paguyuban yang ada di Kota Minyak. Ia ingin, mereka turut andil dan menjadi bagian dari sejarah dalam pemindahan Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Perlu keterlibatan semua pihak, dan kami yakin sebagai kota penyangga bisa mengawal pemindahan IKN," katanya, melansir dari ANTARA, Minggu (03/03/2024).

Rahmad menyebutkan, di Balikpapan ada 200 paguyuban yang berasal dari Sabang sampai Merauke. Maka tak ayal Kota dengan luas 503,3 km² itu disebut sebagai miniaturnya Indonesia.

"200 paguyuban di Balikpapan ini harus terlibat dengan menjaga kebersamaan, bersinergi dan berkolaborasi menjaga iklim Kota Balikpapan menyongsong peradaban Indonesia baru menyambut IKN," ucapnya.

Baca Juga:Pembangunan Kantor Presiden di IKN Sudah 74 Persen

Ia menegaskan, pemindahan IKN ke Kalimantan Timur itu tidak hanya untuk pemerintah semata, namun juga ke masyarakat yang turut mendapatkan dampak positif. Dampak positif itu juga  terasa di Kota Balikpapan yang menjadi penyangga IKN.

"IKN pindah ke kabupaten tetangga kita, otomatis akan memperbaiki perekonomian masyarakat," ungkapnya.

Ia mengemukakan, sebagai kota penyangga, Balikpapan tentu tak luput dari sorotan para investor untuk berinvestasi.

"Dari sana maka lapangan pekerjaan akan terbuka dan itu akan meningkatkan ekonomi masyarakat," ujarnya.

Rahmad menyebutkan 200 paguyuban itu merupakan salah satu kekayaan tersendiri yang dimiliki Kota Balikpapan, maka  paguyuban tersebut bisa menjadi daya tarik tersendiri di penyangga IKN.

Baca Juga:Titik-titik Strategis di IKN Barat Bakal Padat dalam 2-3 Bulan Mendatang

"Keanekaragaman yang di miliki  Balikpapan menjadi daya tarik, misalkan dari paguyuban A menjual makan khas daerahnya, kemudian paguyuban B dan begitu juga dengan paguyuban lainnya," bebernya.

Selain itu, lanjut Rahmad sejak proses pemindahan IKN, hotel-hotel di Balikpapan mengalami peningkatan tingkat okupansi. Hal ini terjadi karena Balikpapan dekat sekali dengan IKN, hanya 89,6 KM atau hampir dua jam perjalanan.

"Para investor asing, penanam modal lokal, dan pengawas proyek IKN memilih untuk tinggal sementara di Balikpapan. Mereka menginap di hotel-hotel di Balikpapan dan meningkatkan pendapatan pengusaha hotel di kota ini," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini