Fitur ini membuat masyarakat dapat mengunggah foto, teks, GIF, video atau lagu tentang bagaimana cara mereka dalam menghemat energi.
"Nantinya kami juga akan membangun komunikasi dengan stakholder seperti BPBD, DLH, Karang Taruna, saling berkolaborasi agar program-program Puan Lestari berjalan dan perempuan juga punya awareness terhadap perubahan iklim itu seperti apa," imbuhnya.
Program terdekat, Puan Lestari akan mengadakan workshop pelatihan pengolahan pangan di Oemah Keboen Samarinda pada 31 Agustus 2024. Lalu, ada juga event seminar yang membahas soal perlawanan krisis iklim pada 7 September 2024 mendatang.
"Dengan adanya gerakan ini, semoga kami bisa terus konsisten mengedukasi para perempuan serta masyarakat di luar sana, dan berkontribusi sebagai agen perubahan lingkungan," tegas Naeva Zahirah.
Baca Juga:Dukungan PDI-P Dikatakan Penting untuk Isran-Hadi Menantang Rudy-Seno di Pilgub Kaltim