Dinasti Politik di Kaltim Berpotensi Rusak Demokrasi, Masyarakat Diminta Waspada

Dugaan terjadinya dinasti politik di Kaltim merujuk pada salah satu calon gubernur.

Denada S Putri
Senin, 11 November 2024 | 20:13 WIB
Dinasti Politik di Kaltim Berpotensi Rusak Demokrasi, Masyarakat Diminta Waspada
Ilustrasi dinasti politik. [Ist]

SuaraKaltim.id - Kualitas demokrasi di Kalimantan Timur (Kaltim) mendapat sorotan publik. Isu dinasti politik terus berhembus seiring dengan berlangsungnya pemilihan gubernur (Pilgub) di Bumi Mulawarman.

Direktur Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Neni Nurhayati kerap mengkritisi soal permasalahan politik di Kaltim. Dia menyebut, dinasti politik Kaltim hanya mengutamakan kepentingan pribadi.

"Karena dinasti politik pastinya hanya memikirkan kepentingan sendiri. Jadi kepentingan rakyat tak jadi prioritas," tegasnya, dikutip dari keterangan resminya yang diperoleh Senin (11/11/2024).

Dugaan terjadinya dinasti politik di Kaltim merujuk pada salah satu calon gubernur, yakni, Rudy Mas’ud.

Baca Juga:Hadapi Pilkada 2024, Akademisi Untag Samarinda: Literasi Hindarkan Masyarakat dari "Buta Politik"

Rudy Mas'ud dikenal sebagai politisi yang memiliki banyak kerabat dengan jabatan tertentu di Kaltim. Kakak Rudy, Hasanuddin Mas’ud, menjabat sebagai Ketua DPRD Kaltim.

Lalu, dua saudara lainnya, yakni Rahmad Mas’ud sebagai Wali Kota Balikpapan serta Abdul Gafur Mas’ud sebagai mantan Bupati Penajam Paser Utara (PPU) yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu.

Menurut Neni, sikap mengutamakan kepentingan pribadi, dengan menaruh posisi atau jabatan publik bukan atas dasar kemampuan kerja. Hal yang dilakukan justru menaruh sanak kerabat dalam posisi atau jabatan tertentu. Ujungnya untuk memperkaya diri sendiri.

"Dari sini akhirnya bermain proyek untuk menguntungkan kelompoknya saja. Hal ini erat dengan KKN," kata dia menambahkan.

Neni memastikan, adanya politik dinasti akan membuat demokrasi menjadi tak sehat. Alasannya, karena orientasi jabatan bukan untuk melayani publik, tapi justru untuk menguntungkan kelompoknya sendiri.

Baca Juga:Rudy-Seno Siapkan 1.400 Saksi untuk Kawal Suara di TPS Samarinda pada Pilgub Kaltim 2024

"Jadi memang dinasti politik akan membuat demokrasi tak sehat. Masyarakat mesti cerdas untuk bersikap menolak politik dinasti," ucap dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini