- Peningkatan Perilaku Agresif – Jika tidak dihentikan, pelaku cenderung mengembangkan sifat agresif yang bisa berlanjut hingga dewasa.
- Masalah Hukum di Masa Depan – Banyak kasus perundungan berujung pada tindakan kriminal, yang bisa berdampak buruk bagi masa depan pelaku.
- Kesulitan dalam Hubungan Sosial – Pelaku sering kali tumbuh menjadi individu yang kesulitan membangun hubungan yang sehat dengan orang lain.
Peran Orang Tua dan Sekolah dalam Pencegahan Perundungan
Pencegahan perundungan membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak, terutama orang tua dan pihak sekolah. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:
- Meningkatkan Kesadaran – Sosialisasi tentang bahaya perundungan harus dilakukan sejak dini, baik di rumah maupun di sekolah.
- Membuka Ruang Komunikasi – Anak-anak perlu merasa nyaman untuk berbicara dengan orang tua atau guru jika mengalami perundungan.
- Menegakkan Aturan yang Tegas – Sekolah harus memiliki kebijakan yang jelas terkait perundungan dan memberikan sanksi tegas kepada pelaku.
- Membentuk Lingkungan yang Aman dan Positif – Mendorong budaya saling menghargai dan mendukung dapat mencegah perilaku perundungan berkembang.
Perundungan bukanlah masalah sepele. Jika tidak ditangani dengan serius, dampaknya bisa berkepanjangan dan menghancurkan kehidupan seseorang.
Oleh karena itu, semua pihak harus mengambil peran dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari perundungan.
Baca Juga:Minim Respons, Layanan Kesehatan Gratis di Wilayah IKN Sepi Peminat