Cegah Perundungan, DPRD PPU Dorong Kolaborasi Sekolah, Orang Tua, dan Pemerintah

Pernyataan ini disampaikan oleh Anggota DPRD PPU, Adla Dewata, di Penajam, Minggu (30/03/2025).

Denada S Putri
Rabu, 02 April 2025 | 19:21 WIB
Cegah Perundungan, DPRD PPU Dorong Kolaborasi Sekolah, Orang Tua, dan Pemerintah
Ilustrasi perundungan di sekolah. [Ist]

Fenomena ini bisa terjadi di berbagai lingkungan, seperti sekolah, tempat kerja, bahkan di media sosial. Perundungan tidak hanya berdampak pada korban, tetapi juga pada pelaku dan lingkungan sosial secara keseluruhan.

Dampak Perundungan bagi Korban

Korban perundungan sering kali mengalami berbagai dampak negatif, baik secara fisik maupun psikologis. Beberapa efek yang dapat muncul antara lain:

  1. Gangguan Kesehatan Mental – Korban perundungan rentan mengalami stres, kecemasan, depresi, dan bahkan berpikir untuk bunuh diri.
  2. Penurunan Prestasi Akademik – Anak-anak yang mengalami perundungan sering kali kehilangan motivasi belajar dan sulit berkonsentrasi di sekolah.
  3. Masalah Kesehatan Fisik – Sakit kepala, gangguan tidur, dan kelelahan kronis bisa menjadi akibat dari tekanan mental yang dialami korban.
  4. Kesulitan dalam Hubungan Sosial – Korban sering kali menarik diri dari lingkungan sosial dan merasa tidak percaya diri dalam berinteraksi dengan orang lain.

Dampak Perundungan bagi Pelaku

Baca Juga:Minim Respons, Layanan Kesehatan Gratis di Wilayah IKN Sepi Peminat

Pelaku perundungan tidak hanya merugikan orang lain, tetapi juga diri mereka sendiri. Beberapa dampak yang dapat dialami pelaku antara lain:

  1. Peningkatan Perilaku Agresif – Jika tidak dihentikan, pelaku cenderung mengembangkan sifat agresif yang bisa berlanjut hingga dewasa.
  2. Masalah Hukum di Masa Depan – Banyak kasus perundungan berujung pada tindakan kriminal, yang bisa berdampak buruk bagi masa depan pelaku.
  3. Kesulitan dalam Hubungan Sosial – Pelaku sering kali tumbuh menjadi individu yang kesulitan membangun hubungan yang sehat dengan orang lain.

Peran Orang Tua dan Sekolah dalam Pencegahan Perundungan

Pencegahan perundungan membutuhkan kerja sama dari berbagai pihak, terutama orang tua dan pihak sekolah. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:

  1. Meningkatkan Kesadaran – Sosialisasi tentang bahaya perundungan harus dilakukan sejak dini, baik di rumah maupun di sekolah.
  2. Membuka Ruang Komunikasi – Anak-anak perlu merasa nyaman untuk berbicara dengan orang tua atau guru jika mengalami perundungan.
  3. Menegakkan Aturan yang Tegas – Sekolah harus memiliki kebijakan yang jelas terkait perundungan dan memberikan sanksi tegas kepada pelaku.
  4. Membentuk Lingkungan yang Aman dan Positif – Mendorong budaya saling menghargai dan mendukung dapat mencegah perilaku perundungan berkembang.

Perundungan bukanlah masalah sepele. Jika tidak ditangani dengan serius, dampaknya bisa berkepanjangan dan menghancurkan kehidupan seseorang.

Oleh karena itu, semua pihak harus mengambil peran dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari perundungan.

Baca Juga:Polres PPU Amankan Arus Mudik Lebaran 2025 di Jalur Tol IKN

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini