Industri Lokal Siap Penuhi Kebutuhan Food Tray Program Makan Bergizi Gratis

Saat ini industri nasional mampu memproduksi sekitar 10 juta unit food tray per bulan atau 100 juta unit per tahun.

Denada S Putri
Minggu, 14 September 2025 | 19:44 WIB
Industri Lokal Siap Penuhi Kebutuhan Food Tray Program Makan Bergizi Gratis
Menu MBG di SMAN 13 Samarinda, terdiri dari nasi putih, tahu goreng, ayam katsu, salad wortel dan kol, serta buah kelengkeng. [kaltimtoday.co]

SuaraKaltim.id - Tiga asosiasi pelaku usaha menyatakan komitmen mendukung rekomendasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait jaminan kehalalan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dukungan itu ditegaskan oleh Gabungan Pengusaha Dapur Makan Bergizi Indonesia (GAPEMBI), Asosiasi Pengusaha Wadah Makan Indonesia (APMAKI), serta Asosiasi Produsen Alat Dapur dan Makan (ASPRADAM).

“Dukungan kami ini mencakup penyediaan food tray dan perlengkapan makan lain yang aman untuk kesehatan sesuai dengan standar Nasional Indonesia (SNI) dan bersertifikasi halal guna memastikan kelancaran program MBG di seluruh Indonesia,” ujar Sekjen APMAKI, Ardy Susanto, dalam keterangan tertulis di Jakarta, disadur dari ANTARA, Minggu, 14 September 2025.

Menurut Ardy, kapasitas produksi dalam negeri sudah sangat memadai untuk menopang kebutuhan MBG.

Baca Juga:Kolaborasi Lintas Instansi, 73 Dapur Gizi Disiapkan untuk Siswa Samarinda

Saat ini industri nasional mampu memproduksi sekitar 10 juta unit food tray per bulan atau 100 juta unit per tahun.

“Dengan kapasitas tersebut, produsen dalam negeri siap mengambil alih sebagian besar pasokan yang selama ini diimpor dari luar negeri, sekaligus menjamin standar kehalalan, keamanan, dan kualitas yang sesuai rekomendasi MUI, SNI dan kebutuhan BGN,” katanya.

Dukungan serupa datang dari GAPEMBI. Ketua Umum GAPEMBI, H Alven Stony, menyebut pengusaha dapur makan akan memastikan penyediaan fasilitas yang higienis, sesuai standar gizi, dan selaras dengan rekomendasi MUI.

“Kami juga mengimbau agar para kepala SPPG bisa proaktif dalam memastikan SPPG yang mereka kelola menggunakan peralatan makan dan dapur yang bersertifikat halal dan memastikan aspek thoyib sesuai rekomendasi MUI yang ditujukan kepada kepala BGN,” ujar Alven.

Sementara itu, Ketua APMAKI, Alie Cendrawa, menuturkan industri wadah makan di dalam negeri kini memiliki kapasitas produksi 8,5 juta set per bulan, dengan kesiapan menambah kapasitas sesuai kebutuhan pemerintah.

Baca Juga:Balikpapan Matangkan Lokasi Dapur MBG di Tiga Kecamatan Prioritas

Adapun ASPRADAM mencatat kemampuan produksi dua juta set per bulan dan membuka opsi ekspansi pabrik bila diperlukan.

“Kami, tiga asosiasi pengusaha bersama industri nasional lainnya siap mengambil peran strategis dengan kapasitas produksi yang mampu memenuhi kebutuhan jutaan unit food tray setiap bulan, sehingga pelaksanaan program MBG dapat berjalan efektif, efisien, dan mendukung kemandirian industri dalam negeri,” tegas Alie.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini