SuaraKaltim.id - Masih tingginya kasus harian Covid-19 di Kota Balikpapan membuat rumah sakit rujukan untuk pasien yang terkonfirmasi positif Virus Corona mulai penuh. Salah satunya dialami rumah Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB).
Pihak RSPB mengemukakan, terjadi peningkatan jumlah pasien yang dirawat dalam dua pekan belakangan.
“Untuk tingkat keterisian di RSPB ada kenaikan, saat ini sudah mencapai 80 persen untuk ruang tanpa ventilator dan 90 persen ruang ICU yang menggunakan ventilator,” ujar Direktur RSPB dr Muhammad Noor Khairuddin seperti dilansir Inibalikpapan.com-jaringan Suara.com pada Senin (04/01/2021).
Dia mengemukakan, untuk penanganan pasien Covid-19, RSPB menyiapkan 90 tempat tidur. Jumlah tersebut masih separuh dari total kapasitas tempat tidur yang dimiliki RSPB.
“Kapasitas kami sudah 50 persen dari unit yang ada untuk penanganan Covid-19 dan ini sudah dibagi dengan yang non-Covid, sehingga tidak mungkin lagi menambah kapasitas untuk Covid,” jelasnya.
Dikatakannya, pasien Covid-19 yang dirawat RSPB tak hanya dari pekerja BUMN, tetapi juga pasien dari masyarakat biasa dan juga dari luar kota seperti Kaltara dan Kota Samarinda.
“Selama masih ada kapasitas ruangan, kami tetap menerima pasien Covid-19,” tuturnya.
Untuk di RSPB pemeriksaan selain menggunakan swab PCR juga melayani pemeriksaan rapid test antigen yang memakai metode skrining bukan metode diagnostik.
“Kalau antigen tetap skrining karena dia tidak spesifik untuk covid-19, tapi tetap bisa mendeteksi adanya Virus Corona. Jadi kalau rapid antigennya positif dia harus diswab lagi PCR untuk memastikan apakah yang positif betul-betul memang Covid-19,” ucapnya.
Baca Juga: Awal Pekan Tahun 2021, Kasus Harian Covid-19 Balikpapan Catatkan 79 Pasien
Untuk diketahui, pada awal pekan tahun 2021, tercatat kasus harian Covid-19 di Kota Balikpapan menunjukan angka yang cukup tinggi. Berdasarkan Laporan Satgas Penanganan Covid-19 Balikpapan, hingga Senin (4/1/2021) ada penambahan 79 kasus positif baru.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty mengatakan, dari total tersebut ada 22 kasus positif dengan riwayat gejala dan 40 kasus positif dengan riwayat orang tanpa gejala (OTG).
“14 kasus positif dengan riwayat tracing kontak erat, di antaranya anak usia 1 tahun,” ujarnya dalam konferensi pers seperti dilansir Inibalikpapan.com-jaringan Suara.com pada Senin (04/01/2021).
Selain itu, satu kasus positif di tempat kerja dan dua kasus positif dengan riwayat hasil pemeriksaan rapid test antigen positif merupakan pelaku perjalanan. Serta 45 pasien dinyatakan sembuh atau selesai isolasi mandiri.
“2 kasus meningal dunia yakni perempuan, BPN 6175 pada 1 Januari 2021, dan laki-laki, BPN 5917 pada 3 Januari 2021,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
Kronologi Wanita Muda di Samarinda Melahirkan Sendirian lalu Buang Bayinya
-
3 Mobil Kecil Honda buat Pemula, Pilihan Tepat di Awal 2026
-
6 Mobil Kecil Bekas Stylish untuk Wanita, Pilihan Aman yang Mudah Dikendarai
-
4 Mobil Bekas 50 Jutaan Kapasitas 7 Orang ke Atas, Pilihan Hemat Keluarga
-
4 Mobil Bekas di Bawah 150 Juta, Produksi Tahun Muda Jadi Pilihan Keluarga