"Ya ketemu sama teh Popo, akhirnya ngobrol-ngobrol, nyoba-nyoba nyanyi metal, ya jadi suka," tukasnya.
Kemudian, Auryn memutuskan untuk membentuk band beraliran technical deathmetal pertamanya pada 2010, dimana dia menjadi vokalis. Band itu bernama Pigphobia.
Akibat kesibukannya untuk bersekolah dan menjalani profesi di dunia modeling. Akhirnya Pigphobia vakum. Baru kemudian, pada 2019, Auryn membentuk band barunya bernama Invicta yang beraliran Djent Metal.
"Influence-nya kayak Meshuggah dan Gojira," kata Auryn yang juga mahasiswa Psikologi, Universitas Maranatha, Bandung itu.
Namun, rencana besar Auryn bersama Invicta tak berjalan lancar. Pandemi Covid-19 membuat Invicta harus mundur sejenak.
"Sebenarnya 2020 pengen banyak manggung cuma kondisi Covid. Cuma sekali manggung di event MBC, Mojokerto Black Conspiracy pada maret 2020, sisanya sempet manggung virtual gitu di event Homeland," cetusnya.
Tahun ini, Auryn bersama rekan-rekannya berencana merampungkan album perdana mereka dan berharap situasi kembali normal sehingga ia bisa kembali manggung bersama bandnya.
Pandemi tentu sangat berdampak besar bagi perjalanan Auryn bersama Invicta. Bagi musisi yang memutuskan menempuh jalur indie, tentu manggung menjadi hal yang sangat berharga. Berkarya lantas mementaskan dalam sebuah pertunjukan dan bisa berinteraksi langsung dengan penonton menjadi hal krusial bagi musisi indie.
"Kalau buat adaptasi ngaruh ya itu menurut aku salah satu kepuasan pemain band ketika berinteraksi dengan penonton. Ketika main virtual ya nggak ngerasain itu. Meski diupload di YouTube, ya tetap beda," imbuhnya.
Baca Juga: Tok! PSBB Kota Bandung Diperpanjang hingga 8 Februari 2021
"Ya emosi dan semangatnya tidak tersalurkan. Ya semangat punya karya pengen cepet-cepet manggung dilihat penonton ya jadi nggak tercapai," tambah Auryn.
Kontributor : Aminuddin
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas
-
Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya
-
Potret Indonesia dari Dekat, BRI inFrame 2026 Rekam Kisah Ekonomi Kerakyatan
-
Danamon Travel Fair Hadir Kembali, Raih Promo Hemat hingga 70%