SuaraKaltim.id - Untuk berpartisipasi dalam gerakan Global Earth Hour 2021, Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan membagikan 1.000 paket pembersih tangan.
Adapun lokasi switch off Earth Hour 2021 di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan yakni Area Gapura Bandara, Gedung Parkir, Area Check-in, Area pickup zone, kedatangan dan Area drop zone, keberangkatan
General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Barata Singgih Riwahono menyataka dukungan global Earth Hour sudah berjalan beberapa tahun.
” Kami mendukung kegiatan kampanye Global Earth Hour ini dengan mematikan lampu selama satu jam sebagai wujud perhatian terhadap masa depan bumi yang nantinya akan ditinggali oleh anak dan cucu kita”katanya seperti dilansir dari inibalikpapan.com - jaringan Suara.com.
Pelaksanaan pemadaman listrik tersebut adalah untuk mengurangi dampak global warming serta mengurangi dampak perubahan iklim melalui penghematan energi listrik di Bandara.
Untuk diketahui Global Earth Hour 2021 merupakan kali ke-9 dilaksanakan di Indonesia dan menjadi tahun ke-4 keikutsertaan Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan dalam kegiatan tersebut.
Pada tahun lalu dan tahun ini, peringatan dan pelaksanaan pemadaman listrik di bandara dilakukan secara internal dan terbatas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'