SuaraKaltim.id - Pria yang unggah video hina Palestina terancam hukuman penjara 6 tahun. Pria tersebut adalah Ucok (23), ia adalah pria asal Lombok Barat Nusa Tenggara Barat.
Sayangnya dibalik duka mendalam atas apa yang dialami warga Palestina, masih ada saja netizen Indonesia yang berperilaku tidak pantas.
Pria tersebut membuat video viral yang menghina Palestina dan diunggahnya pada Jumat (15/5/2021) lalu.
Video yang berdurasi 13 detik tersebut berisi tentang hinaan bernuansa SARA terhadap Palestina sambil berjoget.
Baca Juga: Anak Palestina: Kami Salat 6 Kali Sehari, Subuh sampai Isya dan Jenazah
Atas perbuatan tersebut kini ia terancam hukuman 6 tahun penjara. Kasusnya tersebut telah ditangani oleh Unit Cyber Ditreskrimsus Polda NTB.
"Ucok ditahan di Mapolda NTB dan ia terancam dijerat UU ITE Pasal 28 ayat 2, Pasal 45 ayat 2 dengan ancaman hukuman sekitar 6 tahun penjara juga denda 1 milyar," kata Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto, seperti dilansir dari Terkini.id, media jaringan Suara.com.
Dalam jumpa pers, Ucok pucat dan sedih. Berpakaian baju tahanan terlihat menangis dan menyampaikan permintaan maaf.
“Assalamuallaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, pada kesempatan ini saya meminta maaf kepada seluruh warga Indonesia terutama warga NTB dan warga Palestina yang tersinggung dengan postingan saya di TikTok. Saya tidak ada niatan menyakiti siapapun dan meminta maaf atas yang saya lakukan,” ujar Ucok seperti dilansir dari Terkini.id, media jaringan Suara.com.
"Saya tak tahu apa-apa. Lalu saya juga tidak tahu siapa diserang serta yang menyerang. Saya tidak tahu mana Israel dan yang Palestina," ucapnya sambil menangis.
Baca Juga: Pemprov Sumsel Gelar Salat Gaib dan Doa Palestina, Habib Mahdi Jadi Imam
Ia mengaku membuat video tersebut karena iseng saja. Kemudian, dia juga tidak mengetahui konflik sebenarnya. Sehingga ia unggah video hina Palestina tersebut.
Berita Terkait
-
Gaza Terancam Terbelah: Netanyahu Umumkan Rencana Koridor Militer Kontroversial
-
Gaza: Ladang Ranjau Tak Terlihat, Anak-Anak Jadi Korban Utama Setelah Gencatan Senjata
-
Pihak Academy Minta Maaf atas Respons Serangan Israel terhadap Hamdan Ballal
-
Gaza Bergejolak: Warga Berani Protes Hamas di Tengah Gempuran Israel
-
Titik Terang? Israel Tawarkan Gencatan Senjata, Tapi Ada Syarat Mengejutkan soal Sandera
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN