SuaraKaltim.id - Masih ingat dengan unggahan artis Five Vi di akun Instagramnya yang menyatakan jika Lagu Thoybah yang dipopulerkan Hadad Alwi adalah syirik? Kekinian, artis berusia 42 tahun itu pun angkat bicara.
Saat dikonfirmasi, Five Vi menyatakan, jika dirinya hanya ingin berbagi ilmu kepada kalangan sesama muslim. Dia pun menjelaskan, bahwa yang diunggahnya merupakan niat baiknya untuk berbagi ilmu. Bahkan saat ditanya soal hujatan yang ditujukan kepadanya, dia mengaku tidak masalah.
"Iya, pentingnya kita mengenal bahaya syirik, agar terhindar dari dosa paling besar," katanya seperti dikutip Suara.com pada Kamis (23/9/2021).
Selain itu, dia mengemukakan, unggahan tersebut semata untuk mendapatkan pahala jariyah.
"Kan di situ bukan aku yang berstatement, tinggal repost dari postingan ilmu-ilmu yang bermanfaat, berharap dapat pahala jariyah disisi Allah Subhannahuwwata’ala," katanya.
Pun secara pribadi, mulanya dia tidak mengetahui arti dari lirik lagu Ya Thoybah.
"Aku tadinya juga gak tahu terjemahannya seperti itu. Dari repost itu dijelaskan dari kutipan ustaz beserta penjelasannya," tambahnya.
Bahkan, dia mengaku hujatan yang ditujukan kepadanya karena unggahan yang menimbulkan kontroversi bisa menjadi pahala.
"Semoga jadi ladang pahala bagiku karena hujatan (lisan) itu di hari kiamat ditransfer pahalanya ke aku. Kalau nggak ada pahala, dosaku ditransfer ke mereka atau aku maafkan saja sehingga meraih pahala besar dari Allah. Aamiin Ya Robbal Allamiin," tuturnya.
Baca Juga: LENGKAP Lirik Lagu Ya Thoybah, Five Vi Sebut Lagu Syirik
Sebelumnya diberitakan, Five Vi ini mengunggah postingan di Instagram terkait lagu religi Ya Thoybah milik Haddad Alwi. Ia sepakat dengan salah satu ulama jika lagu tersebut adalah syirik.
Menurutnya lagu tersebut memiliki arti menyembah selain kepada Allah SWT namun kepada Thoybah. Hal ini langsung menuai ragam komentar netizen yang kaget.
"Stop !! perhatikanlah hal berikut ini. 'Ya Thaybah, Ya Thaybah', ini adalah SYIRIK. Iya. Ini jelas SYIRIK. Engkau memanggil/ menyeru/ berdoa kepada Thaybah, yaitu orang selain Allah. 'Ya Dawal ‘Ayanaa' (Wahai yang menyembuhkan penyakit kami). Siapa yang bisa menyembuhkan orang yang sakit? Allah ataukah Thaybah?" tulisnya seperti diunggah dalam akun @five_vrachmawati.
Lebih lanjut, ia menjelaskan jika tak meminta kepada Allah SWT hal ini bisa dibilang syirik. Ia pun memperjelas maksud lagu tersebut adalah yang dipopulerkan oleh Haddad Alwi.
"Jika engkau berdoa kepada Thaybah untuk menyembuhkanmu maka engkau telah musyrik!! Dan sekarang ini lagu tersebut diputar/ diedarkan bebas di berbagai handphone (bahkan di tengah-tengah anak-anak kecil) dan beredar-luas di semua tempat !! Catatan: Lirik lagu ini di Indonesia dipopulerkan oleh seorang biduan pria bernama Hadad Alwi hadahullah. Perhatikan teksnya yang sangat membahayakan Aqidah Islamiyah," lanjutnya.
Unggahan Five Vi ini lantas menuai ragam komentar masyarakat. Banyak yang menyebut jika unggahan ini membuat gaduh.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'