SuaraKaltim.id - Tiga desa di Kecamatan Babulu yakni Desa Gunun Intan, Babulu Laut dan Babulu Darat akan mendapatkan jaringan air dari PDAM. Proyeksi pembangunan tersebut yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (Pemkab PPU) baru mencapai 35 persen.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) PPU Ricci Firmansyah menyampaikan, pemasangan jaringan pipa distribusi air bersih, dari simpang Babulu ke arah reservoir Babulu Laut sudah selesai dilakukan.
“Pemasangan jaringan pipa distribusi air bersih Kecamatan Babulu dari simpang Babulu ke arah reservoir Babulu Laut itu sudah selesai. Selanjutnya, setelah ada izin dari balai jalan kami lanjutkan pembangunannya dari bendung Babulu ke simpang Babulu. Progres saat ini sudah mencapai 35 persen,” terangnya, dilansir dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Kamis (30/9/2021).
Pelaksanaan teknis pembangunan jaringan perpipaan serta supporting unit dilakukan oleh Dinas PUPR PPU. Panjang total jaringan pipa air itu diperkirakan mencapai 11 kilometer. Selanjutnya, untuk Water Treatment Plant (WTP) atau Instalasi Pengolahan Air (IPA) akan dikelola oleh pihak Perumda Air Minum Danum Taka.
“Target selesai awal Desember dan sudah serah terima. Sambil berjalan, sambungan rumah (SR) juga dilakukan pemasangan, sehingga saat kami selesai PDAM juga sudah selesai SR-nya. Jadi Dinas PUPR yang tangani intake untuk ambil air, reservoir penampungan, rumah pompa dan jaringan pipa distribusinya,” lanjutnya.
Ada dua tempat pembangunan penampungan air baku atau reservoir yaitu di bendungan Babulu Darat dan daerah dekat gerbang Babulu Laut. Selain itu, WTP dengan kapasitas 1,5 liter per detik juga akan diaktifkan untuk mendukung wilayah sekitar pasar Babulu.
“Bendungan Babulu di bawah Balai Wilayah Sungai (BWS) IV, untuk proses pinjam pakai sudah dilakukan oleh PDAM sebagai pengelola. Dari BWS tahun depan akan melakukan normalisasi di waduk Babulu, mereka juga dukung dengan perbaikan pintu air dan struktur bendungan,” tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
BRI Buka Penawaran ORI030, Investasi ORI Aman dengan Kupon Bulanan
-
BRI Peduli Percepat UMKM Perempuan Bogor Tembus Pasar Lewat Olahan Buah Pala
-
Suara.com Audiensi dengan KPID Kaltim, Bahas Masa Depan Industri Media
-
BRI Tekan Cost of Fund ke 2,33 Persen, Profitabilitas Makin Kokoh Berkat Penguatan CASA
-
Kantor Dinas Pendidikan Kutai Kartanegara Digeledah Terkait Korupsi Insentif Guru