SuaraKaltim.id - Dugaan korpsi imprttasi emas melalui Bandara Soekarno-Hatta terjadi. Dugaan tersebut tertuju pada belasan BUMN dan perusahaan swasta sebagaimana penjelasan dari Kejaksaan Agung (Kejagung).
Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung Supardi menyampaiakan, informasi awal disebutkan bahwa perusahaan-perusahaan tersebut diduga menghindari biaya bea masuk impor di bandara. Meski begitu, ia masih enggan menduga lebih jauh terkait kasus ini.
“Nanti makanya nanti, pokoknya nanti masuk ke korupsi atau engga, nanti lah,” katanya, dikutip dari Suara.com, Jumat (8/10/2021).
Untuk diketahui, sebelumnya penyidik Kejagung sudah memeriksa sejumlah saksi, beberapa dari Bea dan Cukai. Dugaan kasus korupsi impor emas ini kali pertama dibeberkan dalam rapat kerja bersama Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Desakan penyelidikan datang dari Anggota Komisi Hukum dari Fraksi PDI Perjuangan, Arteria Dahlan agar Kejaksaan Agung segera mengusut dugaan penyelundupan impor emas batangan dari Singapura ke Indonesia yang terjadi di Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta.
Kasus penyelundupan impor emas batangan ini disebut Arteria, memiliki modus manipulasi informasi sehingga logam mulia tersebut tak dikenai biaya impor sebesar 5 persen dan pajak penghasilan impor senilai 2,5 persen.
Manipulasi data itu, katanya, menyebabkan negara berpotensi kehilangan pendapatan sebesar Rp 2,9 triliun. Angka itu merupakan pajak dari total nilai emas sebesar Rp 47,1 triliun.
Sehingga, ia berharap Jaksa Agung Sianitar Burhanuddin untuk mengusut semua perusahaan yang diduga terlibat dalam penyelundupan emas batangan ini.
Baca Juga: 5 Tips Membeli Ponsel Bekas, dengan Kualitas Serasa Baru
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Haunted Garden Hadir di IKN, Ada Dinner Halloween hingga Atraksi Fire Juggling
-
37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka
-
Karhutla 20 Hektare di Samarinda, Api Tinggal 20 Meter dari Asrama Yonzipur
-
Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam
-
Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng