SuaraKaltim.id - BMKG melalui Stasiun Kelas I menyatakan Provinsi Kalimantan Timur dengan status waspada banjir untuk tiga hari (26-28/11), sebagai akibat dari hujan lebat, sehingga semua pihak diimbau selalu waspada.
"Sejumlah kawasan di Kaltim dalam tiga hari berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang berdurasi singkat," ujar Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan Diyan Novrida di Balikpapan, Jumat 26 November 2021.
Akibat dari hujan lebat tersebut, maka terdapat potensi terjadinya banjir atau bandang, sehingga pihaknya pun telah menginformasikan potensi ini kepada pihak terkait, terutama BPBD di masing-masing kabupaten/kota untuk waspada.
Kawasan yang memiliki potensi tersebut adalah di Kabupaten Berau yang meliputi Kecamatan Tanjung Redeb, Kelay, Pulau Derawan, dan Kecamatan Tabalar. Kawasan tersebut hujan lebat pada Jumat, 26 November.
Kemudian di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang meliputi Kecamatan Muara Jawa, Tabang, Sebulu, Tenggarong, Muara Badak, Muara Muntai, Loa Janan Ilir. Termasuk Kota Balikpapan dan Samarinda.
Kabupaten Kutai Timur (Kutim) meliputi Kecamatan Kaliorang, Karangan, Sandaran, Sangatta, Bengalon, Sangkulirang, Muara Wahau, Batu Ampar, Muara Ancalong. Kabupaten Paser meliputi Batu Sopang dan Tana Grogot.
Kabupaten Kutai Barat (Kubar) meliputi Kecamatan Damai, Sendawar, Long Iram, Melak, Bentian Besar, Muara Pahu, Bongan. Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) meliputi Long Apari, Long Bagun, Laham. Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) meliputi Babulu dan Penajam.
Pada Sabtu, 27 November, lanjut ia, berpotensi terjadi di Kabupaten Berau yang meliputi Kecamatan Pulau Derawan, Tabalar, Tanjung Redeb, Kelay. Kota Samarinda dan Balikpapan.
Kabupaten Kutim meliputi Kaliorang, Karangan, Sandaran, Sangkulirang, Sangatta, Bengalon, Batu Ampar, Muara Wahau, Muara Ancalong, Kongbeng. Kabupaten Paser meliputi Tana Grogot, Batu Sopang, dan Muara Komam.
Baca Juga: Viral Jalan Raya Tegar Beriman Bogor Banjir, Banyak Pengendara Berjatuhan
Kabupaten Kubar meliputi Muara Pahu, Long Iram, Damai, Melak, Bentian Besar, Bongan, Sendawar. Kabupaten Kukar meliputi Muara Jawa, Tenggarong, Muara Badak, Muara Muntai, Sebulu, Loa Janan Ilir, Tabang.
Kabupaten Mahulu meliputi Kecamatan Long Apari, Laham, dan Long Bagun. Kabupaten PPU terdapat dua kecamatan, yakni Babulu dan Penajam.
Untuk hari Minggu, 28 November, lanjut Diyan, hujan lebat berpotensi terjadi di Kabupaten Berau yang meliputi Kelay, Pulau Derawan, dan Maratua. Kemudian Kota Samarinda dan Balikpapan.
Kabupaten Kutim meliputi Kecamatan Sandaran, Sangatta, Bengalon, Kongbeng, Batu Ampar, Muara Wahau, Sangkulirang, Muara Ancalong. Kabupaten PPU meliputi Babulu dan Penajam.
"Kabupaten Kukar meliputi Kecamatan Muara Jawa, Tenggarong, Muara Muntai, Loa Janan Ilir. Kabupaten Kubar meliputi Damai, Sendawar, Long Iram, Melak, Bentian Besar, Muara Pahu, kemudian Kecamatan Tana Grogot di Paser," kata Diyan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Pemprov Kaltim Rincikan Anggaran Renovasi Rumah Dinas Gubernur Rp25 Miliar
-
Wali Kota Samarinda Tolak Penghapusan Iuran BPJS, Begini Jawaban Pemprov Kaltim
-
Kabar Bantuan Iuran BPJS Warga Samarinda Dihentikan, Pemprov Kaltim Klarifikasi
-
Tolak Kebijakan Pemprov Kaltim soal Iuran JKN, Wali Kota Samarinda: Tidak Adil!
-
Penetapan Tersangka Dipertanyakan, Kasus Muara Kate Diduga Ada 'Kambing Hitam'