"Kemudian 2018 kerja sama dengan tim Balakar Cendana. Kemudian tahun 2021 pada bulan 3 dan 4 terkahir di pihak ketigakan," paparnya.
Ia menuturkan, terkait relawan yang berinisiatif melakukan pembersihan sendiri berawal dari saran masyarakat.
"Ada bahasa kubah masjid itu kotor hitam, kemudian ada respon baik dari masyarakat Kota Samarinda hingga dari Kalsel, kami lakukan pembersihan. Kami dibantu juga dari PUPR Kota Samarinda membersihkan drainase," jelasnya.
Untuk saat ini, lanjutnya, pembersihan kawasan masjid hanya menyasar terutama kubah, dan beberapa taman dan lantai masjid. Sementara untuk menara masjid belum dilakukan lantaran membutuhkan tenaga ahli khusus.
Adanya kotoran kubah hitam sendiri, Fadliansyah menduga akibat intensitas lalu lintas kapal ponton pengangkut batu bara di Sungai Mahakam.
"Kita heran juga kenapa berapa bulan ke belakang cukup parah hitamnya," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Empat Bocah Selamatkan Bekantan, BKSDA Samarinda Sampaikan Terima Kasih
-
Asap Karhutla Kuning Masih Selimuti Palangkaraya, Ganggu Jarak Pandang
-
Pria di Samarinda Ngamuk Tak Dibelikan Motor, Ancam Orang Tua Pakai Parang
-
Pria 56 Tahun di Samarinda Ditemukan Bersimbah Darah, Lengan Nyaris Putus
-
Minta Maaf, Ajudan Gubernur Kaltim yang Dinilai Arogan Tetap Diperiksa