SuaraKaltim.id - Pemkot Bontang menghapus posisi jabatan Kepala Seksi di lingkungan administrasi pemerintahan. Jabatan yang sebelumnya diemban para Kepala Seksi di lingkungan Pemkot Bontang kini diubah menjadi fungsional.
Sebanyak 204 pegawai yang sebelumnya mengisi jabatan Kasi dilantik menjadi pejabat Fungsional Pengangkatan Kembali dan Administrator.
Namun, tugas dan fungsi pekerjaan tetap seperti sebelumnya. Hal itu berdasarkan instruksi Pemerintah Pusat dalam Permen Pan-RB nomor 17 tahun 2021.
Wali Kota Bontang, Basri Rase mengatakan, penghapusan jabatan Kepala Seksi di beberapa OPD dimaksudkan untuk menyederhanakan birokrasi.
"Fungsi pekerjaan sama sebelumnya. Cuman bedanya kali ini ada penyederhanaan birokrasi sesuai instruksi Pemerintah Pusat," katanya melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Sabtu (1/1/2022).
Sementara memang ada beberapa jabatan Kepala Seksi yang tidak dilakukan penyetaraan. Misalnya, seperti Kelurahan, Kecamatan, dan OPD yang dinilai tidak perlu.
Ia melanjutkan, setiap ASN yang saat ini dilantik diminta bekerja secara optimalisasi. Pasalnya, banyak pekerjaan secara administrasi dan teknis yang harus berjalan maksimal.
Sebagai pelayan masyarakat tentunya perlu ada integritas yang tertanam di masing-masing ASN. Untuk itu, tugas dan kewajiban harus secara maksimal dikerjakan. Soal, gaji dipastikan tidak ada pengurangan atau dikatakan tetap sesuai jabatan sebelumnya.
"Saya ingin semua peforma ASN ditingkatkan kembali. Jadilah pelayan masyarakat yang berdedikasi tinggi tidak menyelewengkan jabatan yang sudah diamanahkan," terangnya.
Baca Juga: Reka Adegan Penikaman di Bontang Kuala, Fakta Baru Terkuak, Korban Ditikam Bertubi-tubi
Ia berpesan agar pegawai yang dilantik bisa memberikan citra baik birokrasi Pemkot Bontang. "Jangan lagi ada masyarakat yang tidak dilayani. Semua harus menciptakan citra baik dengan melayani sepenuh hati," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
Pilihan
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
Terkini
-
Potret Indonesia dari Dekat, BRI inFrame 2026 Rekam Kisah Ekonomi Kerakyatan
-
Danamon Travel Fair Hadir Kembali, Raih Promo Hemat hingga 70%
-
254 Penerbangan di Kalimantan Terganggu Akibat Kabut Asap Karhutla
-
Karhutla Kaltim: Hotspot Naik 2 Kali Lipat, Asap Berasal dari Kebakaran Lokal
-
Di Tengah Gaung Erau dan IKN, Guru Kukar Didorong Adaptif Terhadap Teknologi