SuaraKaltim.id - Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru untuk Indonesia mulai menunjukkan kemajuan. Beberapa menteri bahkan langsung mendatangi Kecamatan Sepaku, di Penajam Paser Utara (PPU).
Namun, pembangunan IKN di PPU ini punya pandangan pro-kontra dari berbagai kalangan. Padahal, desain Istana Negara disebut sudah rampung. Tinggal menunggu Instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi), maka pembangunan tersebut terlaksana.
Berikut, serba-serbi IKN di Sepaku, yang dirangkum dan ramai diperbincangkan publik beberapa hari terakhir.
1. Miris, Kabupaten Calon IKN Masih Punya 12 Kawasan Blank Spot
Terdapat kisah sedih dibalik pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Penajam Paser Utara (PPU). Kisah sedih itu tak lain ialah terdapat 12 kawasan di PPU yang termasuk titik kosong (blank spot) yang belum mendapatkan jaringan telekomunikasi.
Mau tak mau, hal itu akan menjadi program dinas terkait untuk dituntaskan di 2022. Pernyataan itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) PPU, Budi Santoso.
2. IKN Datang, Polda Kaltim Akui Kekurangan Personil: Harus Ditambah Kekuatannya
Untuk semakin memperkuat dan mendukung keamanan di Kalimantan Timur (Kaltim), apalagi setelah ditetapkan sebagai Ibu Kota Negara (IKN) yang baru, Polda Kaltim berharap agar kedepan jumlah personelnya bisa bertambah.
Baca Juga: Pemkab PPU Mau Bangun Reservoir Rp 3,5 Miliar, Tapi Sadar Tak Ada Uang
Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Hariyanto mengatakan, memang ada rencana pemindahan Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Kaltim yang saat ini ada di Kota Balikpapan yang akan dipindahkan ke wilayah Jonggon Kutai Kartanegara, hal ini bertujuan untuk persiapan dalam menyambut IKN di Kaltim.
3. Harga Eceran LPG 3 Kg di Calon IKN Tembus Rp 35 Ribu, Penyalurannya Gimana?
Harga eceran LPG 3 kilogram (Kg) di calon Ibu Kota Negara (IKN) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melonjak hingga Rp 35 ribu per tabung.
Kondisi itu tak jauh beda dengan harga eceran LPG 3 kg di Kota Balikpapan yang juga melonjak. Sebelumnya rata-rata hanya Rp 25 ribu, namun kini menjadi Rp 28 ribu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
BRI Optimistis Fundamental Perbankan Dukung Stabilitas Pasar Saham
-
Perbanas: Industri Perbankan Nasional Tetap Kuat di Tengah Ketidakpastian Global
-
BRI Consumer Expo 2026, Banyak Promo Menarik untuk Hunian, Kendaraan, hingga Liburan
-
Rapat Bahas Hak Angket Rudy Mas'ud Gagal, Fraksi Golkar Kompak Mangkir
-
Kaltim Resmi Buka Penerbangan Rute Samarinda-Melak, Segini Tarifnya