SuaraKaltim.id - Tren kasus aktif harian Covid-19 di Kota Bontang mulai membumbung. Kasus didominasi dari warga seusai perjalananan ke luar daerah.
Peta zonasi wilayah penularan berubah signifikan dalam 19 hari. Mula-mula seluruh wilayah bebas covid, data terkini sudah ada 29 orang tersebar di 7 kelurahan.
Menanggapi itu, Wali Kota Bontang Basri Rase menilai kasus penularan masih terkendali. Makanya hingga saat ini belum ada instruksi larangan perjalanan dinas ke pejabatnya.
"Instruksi larangan dinas bagi seluruh OPD masih belum ada," katanya melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Kamis (3/2/2022).
Baca Juga: Covid-19 Naik di Bontang, Kota Taman Berstatus PPKM Level 2, Ini Kata Najirah
Menurut orang nomor satu di Bontang itu, kebijakan ini sejalan dengan instruksi Kemendagri Nomor 07 Tahun 2022, didalamnya menetapkan Kota Bontang masuk dalam daftar Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2.
"Melalukan tracing yang masif kepada masyarakat yang punya kontak erat dengan orang yang positif. Saat ditemukan gejala diminta untuk melakukan isolasi mandiri atau di rumah sakit," sambungnya.
Lebih lanjut, ia mengaku aktivitas dirinya padat menghadiri undangan dari Kementerian Pemerintah Pusat. Undangan itu dianggap penting untuk melakukan koordinasi soal pembacaan situasi di Kota yang akan menjadi penyanggah Ibu Kota Negara (IKN) baru.
"Bahkan Pemkot banyak mendapatkan undangan dari kementerian setiap minggu. Tujuannya membahas perihal kebutuhan Ibu Kota Negara Baru (IKN)," tandasnya.
Berita Terkait
-
Masuki Usia ke-47 Tahun, Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Rp15,3 Miliar bagi Warga Bontang
-
Cek Fakta: Ida Dayak Gelar Pengobatan di Bontang Agustus 2024, Benarkah?
-
Viral, Diduga Masalah HP, Puluhan Remaja Keroyok Karyawan Kafe di Bontang
-
Hasil Laut Kampung Malahing: Potensi dan Kendalanya
-
Malahing, Kampung Air yang Menyimpan Segudang Produk Potensial Bisnis
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
APBD Terpangkas Rp 300 Miliar, Pemkab PPU Matangkan Program Kartu Cerdas
-
Libur Lebaran di Beras Basah: 3.000 Pelancong, Mayoritas Wisatawan Lokal
-
Harga Sewa Kapal ke Pulau Beras Basah: Mulai Rp 550 Ribu, Ini Daftarnya!
-
Dua Penghargaan Internasional dari The Asset Triple A Awards 2025 Sukses Diboyong BRI
-
Dari Nganjuk ke Sepaku, Wisatawan Rela Tempuh Perjalanan Jauh Demi IKN