SuaraKaltim.id - Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan dibawa kepemimpinan Wali Kota Rahmad Mas’ud untuk membuat kotanya menjadi lebih baik. Salah satu upaya yang dilakukan yakni, penguatan sistem kesehatan dan pengendalian banjir di wilayahnya.
Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan, dalam rangka penguatan pelayanan kesehatan di Kota Minyak, Pemkot Balikpapan telah memprioritaskan pembangunan rumah sakit di Kecamatan Balikpapan Barat.
“Pembangunan tersebut akan dilaksanakan dengan skema pendanaan tahun jamak (multiyears) senilai Rp 162 Miliar,” ujarnya, melansir dari Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Minggu (13/2/2022).
Anggaran pembangunan tersebut diperkirakan akan bertambah dikarenakan adanya penyesuaian terhadap Peraturan Menteri Kesehatan nomor 14 tahun 2021 tentang standar kegiatan usaha dan produk pada penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis risiko sektor kesehatan.
“Tahapan pembangunan dimulai pada tahun anggaran perubahan 2021, dengan penyusunan DED dan pada tahun 2022 akan dilakukan penyusunan kajian lingkungan, analisa dampak lalu lintas, manajemen konstruksi dan pembangunan fisiknya,” katanya.
Selain pembangunan rumah sakit di Balikpapan Barat, Pemkot juga memberikan subsidi iuran BPJS bagi peserta pekerja bukan penerima upah dan peserta bukan pekerja yang dimulai penganggarannya pada APBD perubahan tahun anggaran 2021 sebesar Rp 17,52 milyar dengan jumlah peserta terdaftar sebanyak 160.194 jiwa.
“Dan pada tahun 2022 program tersebut tetap berlanjut dengan anggaran kurang lebih sebesar Rp 58 milyar,” akunya.
Pemkot juga sudah menyusun Perwali nomor 26 tahun 2021 tentang pedoman pelaksanaan program jaminan kesehatan bagi peserta pekerja bukan penerima upah dan peserta bukan pekerja yang didaftarkan oleh pemerintah daerah sebagai pedoman pemberian subsidi iuran BPJS tersebut.
Pada pengendalian banjir di tahun 2022 sesuai pembahasan bersama dengan DPRD Kota Balikpapan difokuskan pada upaya pengendalian banjir di DAS ampal yang dituangkan dalam kesepakatan bersama tentang pelaksanaan kegiatan tahun jamak untuk pengendalian banjir DAS ampal yang dimulai sejak APBD perubahan tahun anggaran 2021, hingga APBD perubahan tahun anggaran 2023.
“Dengan total anggaran sebesar Rp 150 milyar,” akunya.
Selain itu, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Balikpapan secara jangka pendek juga tetap akan melakukan kegiatan pembersihan dan normalisasi saluran untuk mengurangi resiko terjadinya banjir di beberapa lokasi.
Di samping pendekatan pembangunan infrastruktur, pemerintah kota juga telah menyusun rencana aksi penanganan yang lebih komprehensif, antara lain: rehabilitasi lahan, peningkatan pengawasan perijinan dan pembangunan bozem yang diselenggarakan oleh pengembang perumahan.
“Serta peningkatan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan,” lugasnya.
Terkait upaya rehabilitasi lahan, dalam rangka peringatan HUT Kota tahun ini pemerintah kota mencanangkan gerakan penanaman pohon sebanyak 25 ribu pohon hingga bulan april 2022 yang lokasi penanamannya diarahkan pada kawasan-kawasan kritis.
“Hal ini dapat mengurangi resiko banjir pada kawasan hilirnya,” tutupnya.
Berita Terkait
-
Parah! Ternyata, Borneo Bay City Belum Dapat Kepastian Penggunaan Propertinya Sebagai Kantor Menteri
-
Kepala Dinas Kesehatan Balikpapan Andi Sri Juliarty Sebut Berkat Vaksinasi Dari 800 Kasus Covid-19 Hanya 2 Meninggal
-
Belum Ada Penyekatan Jalan Dalam Kota Balikpapan, Zulkifli Sebut Pendatang Wajib Antigen
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Haunted Garden Hadir di IKN, Ada Dinner Halloween hingga Atraksi Fire Juggling
-
37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka
-
Karhutla 20 Hektare di Samarinda, Api Tinggal 20 Meter dari Asrama Yonzipur
-
Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam
-
Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng