SuaraKaltim.id - Kecelakaan yang dialami pemotor usai menabrak truk parkir di Jalan Selat Lombok, Kelurahan Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan, Selasa, (22/2/2022) malam meninggal dunia.
Pengendara motor metik dengan nomor polisi KT 6604 IA meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada Bontang sekira pukul 15.30 Wita, Rabu (23/2/2022).
Kasat Lantas Polres Bontang, AKP Edy Haruna mengatakan, korban berinisial S (30) sempat mendapat perawatan medis. Namun, karena luka tabrakan di bagian kepala menyebabkan cedera serius di bagian otak.
"Meninggal tadi menjelang sore di RSUD Taman Husada," katanya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Kamis (24/2/2022).
Ia melanjutkan, korban berasal dai Nusa Tenggara Timur (NTT) dan tidak memiliki keluarga di Bontang. Tetapi, kabar meninggal pun sudah diketahui oleh pihak keluarga.
"Rencananya, jenazah akan dibawa ke kampung halamannya sesuai permintaan keluarga," ucapnya.
Sebelumnya, pada Selasa, (22/2) sekira Pukul 22.30 Wita, pengendara mengalami kecelakaan tunggal dengan menabrak truk yang sedang parkir di Jalan Selat Lombok Kelurahan Tanjung Laut, Bontang Selatan.
Diduga pemotor tidak mengaktifkan lampu utama sepeda motor saat beraktivitas pada malam hari. Apalagi, di sepanjang Jalan tersebut tidak memiliki Penerangan Jalan Umum (PJU).
Disinggung terkait seringnya truk parkir di pinggir jalan. Edy mengaku hingga kini masih terus berjalan pemeriksaan saksi untuk dimintai keterangan.
Baca Juga: Korban Kecelakaan Didominasi Remaja, Astra Motor Yogyakarta Beri Pelaithan Safety Riding
Bahkan, supir truk yang memarkirkan kendaraannya pun tidak lepas dari pemeriksaan. "Saat ini, masih proses penyelidikan. Kita masih periksa para saksi," ungkapnya.
Diakhir, polisi berpesan untuk pengendara agar tertib dalam memacu kendaraannya. Jangan sampai karena kelalaian bisa menyebabkan kejadian fatal seperti beberapa kasus kecelakaan lainya.
"Tetap berhati-hati, jangan sampai kehilangan kendali saat berkendara," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Tambah Satu Korban Meninggal Muara Rapak, Jasa Raharja Kaltim Sebut Dapat Santunan Rp 50 Juta
-
Satu Bulan Berjuang Dalam Perawatan Pasca Lakamaut Muara Rapak, Muhammad Yamin Pengemudi Ayla Meninggal
-
Pilunya Nasib Pasutri Tewas dalam Kecelakaan Maut di Banyuwangi, Istri Meninggal Lebih Dulu, Suami Menyusul
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Kapolda Kaltim Sebut Kasatnarkoba Kukar Diamankan Terkait Kasus Narkotika
-
Akademisi Kritik Insiden LCC Empat Pilar MPR: Stop Bikin Siswa Jadi Mesin Fotokopi
-
Penerima Bansos Disabilitas di Kaltim Dikurangi, dari 6.000 Peserta Jadi 500 Orang
-
Tokoh Masyarakat Kawal Hak Angket, Evaluasi Kinerja Gubernur Rudy Mas'ud
-
Akhir Pekan Siaga di Kaltim: BMKG Peringatkan Ancaman Banjir dan Longsor Akibat Hujan Lebat Ekstrem