SuaraKaltim.id - Satuan Resnarkoba Polres Bontang melakukan tes narkoba acak di Tempat Hiburan Malam (THM) pada Rabu (23/2/2022) sekira pukul 23.00 Wita. Kali ini Polisi menyisir satu lokasi tempat karaoke, dan satu lokasi tempat billiard yang berada di Jalan Ahmad Yani.
Kapolres Bontang AKBP Hamam Wahyudi melalui Kasat Resnarkoba AKP Tatok Tri Haryanto, mengatakan dalam operasi preventif ada sebanyak 10 orang di tes narkoba.
"Kita sasar dua lokasi. Satu tempat karaoke dan tempat bermain bliard. Seluruhnya negatif," katanya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Kamis (24/2/2022) dini hari.
Selanjutnya, ia menyampaikan, dari total 10 tersebut, ada satu orang pria inisial FR (39) diamankan. Lantaran memiliki gelagat pemakai hingga dua kali di tes urine.
Tidak puas dengan hasil tes urine negatif. Petugas pun menggeledah tas milik terduga dan mendapat dua pipet, dan 5 korek api terbang. Dua alat itu diduga sebagai alat untuk memakai narkoba jenis sabu. Selain tas, polisi juga mengecek motor miliknya dan tidak didapat barang bukti narkoba.
"Memang satu orang ini kita curigai dan masuk daftar list target operasi. Berhubung ada di lokasi tersebut langsung dites," ungkapnya.
Memang benar, hasil pengakuan FR dirinya baru saja memakai barang haram jenis sabu dua minggu yang lalu. Setelah itu FR diamankan di Mako Polres Bontang untuk penyelidikan.
"Kita akan kembangkan oknum ini hasil dari penjaringan tes narkoba acak," terangnya.
Diketahui, operasi penjaringan tes narkoba acak akan rutin dilakukan untuk memastikan Kota Bontang bersih dari peredaran narkotika.
Baca Juga: Tarik Investor, Pemkot Bakal Susun Master Plan Kawasan Industri Bontang Lestari, Manjur Enggak?
"Kita akan rutin. Biar peredaran narkoba bisa diberantas," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Pemotor Tabrak Truk Parkir di Tanjung Laut Meninggal Dunia, Polisi Periksa Sopir Mobil: Proses Penyelidikan
-
Dua Orang Bekas Direktur PT Bontang Migas dan Energi Dijebloskan ke Penjara, Negara Rugi Rp 474 Juta
-
Polisi Ungkap Penyebab Kecelakaan Pemotor Tabrak Truk Parkir di Tanjung Laut Bontang, Karena Hal Ini Ternyata
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BPBD Kota Samarinda Petakan Kawasan Rawan Kabut Asap Dampak Karhutla
-
Dikepung Api dan Asap, Dua Kompleks Perumahan Dekat Bandara Syamsudin Noor Terancam
-
Karhutla Mengintai, Bandara APT Pranoto Siaga Kabut Asap Ganggu Penerbangan
-
BRI Group Perkuat Reputasi Global Lewat Enam Penghargaan Bergengsi
-
Kelolaan Emas BRI Group Capai 153 Ton, Perkuat Ekosistem Nasional dan Selaras Pidato Presiden RI