SuaraKaltim.id - Wali Kota Samarinda Andi Harun menyebutkan, Pemerintah Kota (Pemkot) tidak melakukan pembatasan 50-75 persen dalam kegiatan masyarakat. Tapi Satgas Covid-19 kecamatan/kelurahan tetap melakukan pengawasan, penegakan disiplin protokol kesehatan (prokes).
"Satgas Covid-19 akan turun bersama TNI-Polri melakukan penegakan disiplin, di ruang terbuka memastikan tidak ada kerumunan, jarak minimal satu meter dan masyarakat wajib menggunakan masker," ujarnya, melansir dari ANTARA, Kamis (24/2/2022).
Sementara untuk kegiatan di ruang tertutup, ia menegaskan wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi. Hal itu katanya harus lebih ditingkatkan intensitasnya.
Ia menjelaskan, ada empat kategori pasien terkonfirmasi Covid-19. Yakni ringan, sedang, berat dan kritis. Ia melanjutkan, untuk pasien ringan dan sedang isolasi mandiri.
Namun katanya, pasien berat perlu dilihat, apakah sudah saatnya masuk rumah sakit atau masih bisa dirawat di isolasi terpusat (isoter).
"Dan untuk pasien kritis masuk rumah sakit," lanjutnya.
Hal tersebut dimaksudkan, agar daya tampung bed occupancy ratio (BOR) di rumah sakit tetap terjaga. Menurutnya BOR isoter di Samarinda mencapai 42 persen, tapi tingkat kesembuhannya juga tinggi.
Misalkan, pasien dirawat sebanyak 200 orang. Lalu, dibarengi yang sembuh sekitar 100 orang.
“Jadi keseimbangan angka psikologis terhadap persentase BOR isoter dan rumah sakit di Samarinda tetap terjaga,” tandasnya.
Baca Juga: Betah di Zona Merah, IHSGSelasaSore Ditutup Anjlok ke Posisi 6.861
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Prabowo Sorot Mobil Dinas Kepala Daerah Rp 8 M, Pengamat: Peringatan Keras untuk Diet Anggaran
-
Hubungi Nomor Call Center 133 Jika Pengguna Jalan Alami Kondisi Darurat
-
Dishub Samarinda Siapkan Skema Satu Arah di Terowongan untuk Atur Lalu Lintas
-
BRI Berangkatkan 12.352 Pemudik dengan 238 Bus di Stadion GBK Jakarta
-
Mobil Land Rover Wali Kota Samarinda Ternyata Sewa, Ini Penjelasan Pemkot