SuaraKaltim.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyebutkan, sebagian wilayah Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yakni Desa Telemow, Kecamatan Sepaku, rawan potensi bencana tanah longsor.
"Wilayah Desa Telemow berpotensi bencana longsor tinggi," ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD PPU, Nurlaila, melansir dari ANTARA, Kamis (3/3/2022).
Bencana tanah longsor terjadi di sebagian wilayah Desa Telemow pada 11 April 2018, Pemkab PPU sudah menawarkan kepada masyarakat untuk direlokasi di lahan pemerintah kabupaten setempat.
Namun, masyarakat menolak tawaran relokasi Pemkab PPU tersebut, dengan alasan kehidupan warga telah layak di Desa Telemow.
Kendati tidak berhasil melakukan relokasi masyarakat Desa Telemow, menurut dia, Pemkab melakukan upaya memberikan sinyal bencana saat turun hujan dengan intensitas tinggi.
"Pemkab memberikan pilihan untuk direlokasi di wilayah Trunen Desa Bumi Harapan, warga tidak mau alasannya sudah enak kehidupan di Desa Telemow," ucapnya.
"BPBD dan aparatur setempat saat ini hanya bisa memberikan peringatan bila curah hujan tinggi di wilayah itu," tambahnya.
Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi menyatakan, Desa Telemow di Kecamatan Sepaku berpotensi sangat tinggi terjadi bencana tanah longsor.
Dari data Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi tersebut jelas dia, Desa Telemow dan sekitarnya rawan bencana longsor karena kontur tanah mudah bergerak.
Baca Juga: Bappenas Ungkap Jumlah Penduduk IKN Nusantara akan Mencapai 1,9 Juta Orang di Tahun 2045
Selain banyak perbukitan dan banyaknya warga yang memanfaatkan lereng dijadikan pemukiman lanjut ia, irigasi dan sanitasi yang tidak sesuai juga menjadi faktor terjadinya tanah longsor.
"Masyarakat bermukim di daerah lereng dan buangan air dari rumah-rumah warga itu berpotensi berdampak terjadinya longsor di Desa Telemow," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Potret Indonesia dari Dekat, BRI inFrame 2026 Rekam Kisah Ekonomi Kerakyatan
-
Danamon Travel Fair Hadir Kembali, Raih Promo Hemat hingga 70%
-
254 Penerbangan di Kalimantan Terganggu Akibat Kabut Asap Karhutla
-
Karhutla Kaltim: Hotspot Naik 2 Kali Lipat, Asap Berasal dari Kebakaran Lokal
-
Di Tengah Gaung Erau dan IKN, Guru Kukar Didorong Adaptif Terhadap Teknologi