SuaraKaltim.id - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata mengungkapkan fakta terbaru. Ia membeberkan, masih ada permasalahan gratifikasi serta Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) yang kerap terjadi di pemerintahan daerah (Pemda).
Hal itu ia ucapkan berdasarkan hasil Survei Penilaian Integritas. Dirinya beberapa waktu lalu sempat berkunjung ke Bumi Mulawarman. Pernyataan itu juga ia sampaikan saat berada di Kantor Gubernur Kaltim.
"90 persen pemerintah daerah masih mengalami masalah PBJ dan proses manajemen SDM (Sumber Daya Manusia) yang tidak transparan (jual beli jabatan)," bebernya, melansir dari ANTARA, Jumat (11/3/2022).
Ia mengatakan survei KPK tersebut dengan 250.000 responden pegawai di lingkungan Pemda, masyarakat pengguna pelayanan publik, pegawai BPK, BPKP dan juga pengamat kebijakan publik yang dilaksanakan konsultan kredibel.
Survei tersebut bertujuan untuk mengukur dimensi transparansi, pengelolaan SDM, pengelolaan anggaran, integritas tugas, trading in influence, serta pengelolaan PBJ di Indonesia.
“Hasil survei sudah diserahkan kepada semua kepala daerah, termasuk di Kaltim. Bagaimana hasil surveinya dan apa yang harus dilakukan untuk perbaikan, semua ada di situ," ungkapnya.
Menurutnya sejak kehadiran KPK, Indeks Persepsi Korupsi (IPK) di Indonesia masih cenderung stagnan. Ia menjelaskan, di 2019 IPK Indonesia berada di poin 40. Kemudian, di 2020 turun jadi 37 poin dan di 2021 hanya naik satu poin menjadi 38.
Dari 180 negara di dunia yang disurvei oleh Transparency International, Indonesia hanya menempati posisi 100. Katanya, Transparency International melihat potret persepsi korupsi di Indonesia belum banyak mengalami perubahan sehingga diperlukan perjuangan keras untuk menekan penyebaran korupsi tersebut.
“Korupsi seperti sudah menjadi kebiasaan bahkan ratusan pejabat dan pengusaha sudah terperangkap operasi tangkap tangan (OTT) KPK,” tandasnya.
Berita Terkait
-
Wakil Ketua KPK Alexander Marwata Mengaku Prihatin Soal Penangkapan Kepala Daerah Karena OTT, Singgung AGM Kah?
-
Si Manis Gula Aren Kampung Tuana Tuha Belayan Dapat Perhatian, Disbun Kaltim Bakal Ajukan Sertifikasi
-
Rangkuman Berita Pelantikan Kepala dan Wakil Kepala Otorita IKN Nusantara, Disambut Kabar Bagi-bagi Kavling
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Kunci Jawaban Menghitung Volume untuk SD Kelas 4, Beserta Contohnya
-
5 City Car Bekas 50 Jutaan Non-Toyota, Pilihan Anak Muda yang Ingin Bergaya
-
Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
-
4 Mobil Kecil Bekas Irit dengan Fitur Canggih, Pilihan Anak Muda
-
6 Model Toyota Avanza Bekas Favorit Keluarga, Referensi Mobil Hemat Biaya