SuaraKaltim.id - Produksi aren di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dalam tiga tahun terakhir berfluktuasi. Yakni, pada 2019 sebanyak 465 ton, di 2020 sebanyak 598 ton, dan di 2021 turun menjadi 485 ton.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Kaltim, Ujang Rachmad. Ia mengatakan, penurunan produksi diakibatkan dari menurunnya luas kebun.
“Yakni pada 2019 seluas 1.220 hektare (ha), 2020 seluas 1.015 ha, dan 2021 seluas 981 ha,” ujarnya, melansir dari ANTARA, Jumat (18/3/2022).
Dari 10 kabupaten/kota di Kaltim, tanaman kebun aren didominasi oleh tiga kabupaten. Yakni, Kutai Kartanegara (Kukar), Kutai Timur (Kutim), dan Kutai Barat (Kubar). Sebelumnya, saat webinar bertajuk Prospek Pengembangan Aren Mendukung Kebutuhan Pangan Kaltim di Pasar Global, ia mengatakan pada 2019 luas tanaman aren di Kukar sebesar 249 ha, Kutim 243 ha, dan di Kubar seluas 557 ha.
Pada 2020 di Kukar seluas 243 ha, Kutim 312 ha, dan Kubar seluas 332 ha. Di 2021 di Kukar 237 ha, Kutim 314 ha, dan Kabupaten Kubar seluas 334 ha. Sedangkan produksinya adalah pada 2019 di Kabupaten Kukar mencapai 305 ton, Kutim 28 ton, Kubar 115 ton. Di 2020 Kukar 489 ton, Kutim 32 ton, Kubar 40 ton.
Kemudian tahun 2021 produksi aren di Kabupaten Kukar sebanyak 381 ton, Kutim 36 ton, dan Kabupaten Kubar sebanyak 40 ton. Dari tiga kabupaten tersebut, lanjutnya, selama tiga tahun ini produksi aren terbanyak berada di Kabupaten Kukar, namun dari sisi lahan, luasan terbanyak berada di Kabupaten Kutim dan Kubar.
“Produksi aren jauh kebih banyak di Kukar ketimbang dua kabupaten lain, hal ini terjadi karena di Kukar merupakan tanaman lama, sementara dua kabupaten lainnya merupakan tanaman baru yang belum waktunya produksi,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Tak Bisa Diganti Uang Pribadi Gubernur, Kursi Pijat Rudy Mas'ud Bakal Dipindah
-
Pelajar SMK Samarinda Meninggal karena Sepatu Kekecilan, Ibu Ungkap Kronologi
-
Mensos Respons Kasus Siswa SMK Samarinda Meninggal usai Keluhkan Sepatu Sempit
-
Pemprov Kaltim Klarifikasi Perihal Heboh Anggaran Laundry Gubernur Senilai Rp450 Juta
-
Siswa Meninggal Gegara Sepatu Kekecilan, DPRD Samarinda Singgung Pendataan Lemah