SuaraKaltim.id - Wakil Wali Kota Bontang Najirah meminta seluruh instansi dan OPD terkait untuk terus meningkatkan pengawasan terhadap orang asing. Hal itu disampaikan saat Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) tingkat Kota Bontang, Selasa (14/6/2022) lalu.
Orang nomor 2 di Bontang itu menekankan, pemerintah kota menyambut baik datangnya warga asing di wilayah Kota Taman. Namun dengan catatan.
Catatanya yakni, kehadiran warga asing tersebut membawa manfaat bagi daerah. Maka dari itu tetap diperlukan pengawasan.
Sebab menurutnya, hal itu bagian dari fungsi pengawasan dari Timpora yang bertugas langsung dalam mengawasi orang asing.
“Dengan adanya rapat Timpora ini diharapkan dapat menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Bontang,” sebutnya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Jumat (17/6/2022).
Agar pengawasan berjalan maksimal, dia meminta agar koordinasi antar instansi terus ditingkatkan. Salah satu langkahnya, dengan melakukan pertukaran informasi.
“Untuk meningkatkan fungsi pengawasan, Timpora hendaknya menjalin kerjasama dan sinergitas dari berbagai instansi berjenjang. Mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan hingga tingkat kota,” tuturnya.
Sejumlah bahasan didiskusikan dalam kegiatan ini. Mulai masalah pengawasan orang asing, hingga perlakuan yang harus dilakukan masyarakat maupun instansi terhadap keberadaan dan kegiatan Warga Negara Asing (WNA) di Bontang.
Baca Juga: RSUD Taman Husada Bontang Bakal Tambah Kapasitas Ruang Inap
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Haraku Ramen Samarinda Resmi Dibuka, Halal Mulai Rp25 Ribu
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan