SuaraKaltim.id - Satlantas Polres Bontang akan menelusuri kejadian tumpahan solar di beberapa ruas jalan yang ada di Bontang. Solar yang tumpah tersebut diakui warga memang berbahaya bagi pengendara, apalagi pemotor.
Tak sedikit korban akibat tumpahan solar di jalanan. Hal itu juga disampaikan Kasat Lantas Polres Bontang AKP Edy Haruna. Bahkan ia mengaku sudah menginstruksikan personil agar mencari mobil yang menyebabkan tumpahan solar di jalan.
"Iya marak memang terjadi tumpahan solar di jalan raya. Kami akan telusuri itu jika didapat akan ditindaklanjuti," katanya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Selasa (26/7/2022).
Berdasarkan catatan jaringan media ini, 1 minggu kebelakang sudah terjadi sebanyak 3 kali tumpahan solar. Pertama, di Jalan Imam Bonjol turunan Polres dan mengakibatkan 1 pengendara terjatuh.
Kemudian di Simpang 4 Tanjung Laut dekat Masjid Al-Hijrah, dan terakhir baru Minggu (24/7/2022) kemarin di Jalan MT Haryono.
Tercatat ada sebanyak 15 motor saat itu, menjadi korban kecelakaan. Hari ini pun juga kembali terjadi sepanjang 500 Meter tumpahan solar di Jalan Cipto Mangunkusumo hingga Jalan Bhayangkara.
Selanjutnya, polisi akan memeriksa pengendara yang kendaraanya menggunakan bahan bakar jenis solar di SPBU.
Tujuannya mengecek apakah ada ditemukan spesifikasi tanki penampungan yang rusak atau tidak. Edy juga mengingatkan pengendara motor agar tetap berhati-hati saat melintasi jalur tumpahan solar. Karena pasti jalan tersebut menjadi licin dan bisa mengganggu pengendara.
"Kita akan tilang kalau kedapatan. Yang jelas ini menjadi atensi Polantas karena sudah sering terjadi," pungkasnya.
Baca Juga: Viral Video Pengendara Sepeda Motor Tebang Pohon Palem di Kota Makassar, Pelaku Diburu Polisi
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
Terkini
-
Didemo Ribuan Massa Kaltim, Gubernur Rudy Mas'ud Ucapkan Terima Kasih
-
Komunitas Pers Kutuk Intimidasi Jurnalis saat Aksi 21 April di Kantor Gubernur Kaltim
-
Demo Ribuan Massa Sempat Tak Digubris, Gubernur Rudy Mas'ud Akhirnya Buka Suara
-
7 Fraksi DPRD Kaltim Setuju Gulirkan Hak Angket Usut Kebijakan Rudy Mas'ud
-
Demo 21 April Ricuh, Massa Desak DPRD Kaltim Evaluasi Gubernur Rudy Mas'ud