Pembahasan rencana kebijakan strategis dan teknis sistem pengembangan jalan Bontang di Pendopo Rujab Wali Kota. [KlikKaltim.com]
Padahal acara tersebut sudah disiarkan ke grup aplikasi pesan instan Humas Bontang.
Berada di dalam ruangan, Wali Kota Bontang Basri Rase, Sekretaris Daerah Aji Erlynawati, dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK).
Saat berada di dalam, awak media dipersilahkan untuk keluar ruangan karena agenda itu disebut tertutup.
"Acaranya tertutup mas. Jadi bisa menunggu diluar saja," ucap salah satu pegawai PUPRK, dikutip Kamis (4/8/2022).
Dikonfirmasi terpisah Kasubag Protokol Pemkot Bontang Fatman membenarkan agenda itu tertutup. Hal itu dikarenakan acara di Pendopo Rujab Wali Kota Bontang pembahasan teknis.
"Karena teknis jadi tertutup. Bisa saja wawancara selesai agendanya," terang Fatman.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
Terkini
-
Desa Tompobulu Melaju sebagai Desa BRILiaN Berkat Inovasi, UMKM, dan Dukungan Digitalisasi
-
5 Rekomendasi Mobil Kecil Bekas untuk Wanita: Tawarkan Gaya, Praktis dan Efisien
-
Kala Dinasti Politik Rudy Mas'ud Jadi Omongan, Bermula dari Mobil Dinas Mewah
-
Mobil Dinas Mewah Disindir Prabowo, Rudy Mas'ud Ternyata Punya Harta Ratusan Miliar
-
Empang Baru Melaju sebagai Desa Produktif Berbasis Kolaborasi dan Inovasi