SuaraKaltim.id - RSUD Taman Husada Bontang melayangkan surat peringatan kedua untuk PT Timorano Putera Mandiri. Pasalnya, kontraktor cleaning servis di RS plat merah itu tak juga mememenuhi janjinya membayar gaji karyawan.
Peringatan itu ditujukan agar perusahaan segera memberikan tunggakan pembayaran dan gaji karyawan yang diketahui sudah menunggak 2 bulan.
Kepala Bagian (Kabag) Umum dan Sumber Daya Manusia (SDM) RSUD Taman Husada Bontang Viki Rizqi Riadis mengatakan, waktu 1 minggu sudah diberikan sesuai dengan hasil kesepakatan saat rapat minggu lalu.
Namun, perusahaan ternyata masih tetap tidak melakukan pembayaran hak 47 tenaga kebersihan di RSUD Taman Husada.
"Kita terbitkan SP2. Per hari ini kepada perusahaan yang belum membayarkan gaji karyawannya," ucapnya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Senin (8/8/2022).
Dari hari ini hingga 1 minggu kedepannya, katanya perusahaan juga akan mendapat surat pemberhentian kontrak.
"Kalau tidak dibayar juga langsung diputus kontraknya," sambungnya.
Dikonfirmasi terpisah, Arung bukan nama sebenarnya sangat menyayangkan. Alasannya, hingga saat ini gaji mereka belum dibayarkan.
Selain gaji bulan Juni dan Juli, ada juga sisa tunggakan senilai Rp 2,7 Juta yang masih tersangkut oleh perusahaan tersebut.
Baca Juga: Pesta Sabu di Kelurahan Api-api, 3 Pria dan 1 Wanita Diringkus: Ancaman Minimal 4 Tahun
"Bagaimana ini kami belun di gaji juga. Padahal itu tumpuan pencaharian penghasilan kami bagi keluarga," ujarnya.
Selain itu, ada juga tunggakan pembayaran BPJS Kesehatan yang ditunggak. Walhasil para pekerja yang ingin berobat terhalang dan harus mengeluarkan biaya secara mandiri.
"BPJS juga tidak aktif. Kalau berobat yah bayar mandiri," sebutnya.
Mengkonfirmasi hal itu, Manajer PT Timorano Putra Mandiri Anniza Paramitha mengatakan, saat ini sedang memproses rekap gaji para pekerja cleaning service.
Pembayaran ini didahulukan terlebih dahulu sembari menunggu proses pencairan dari RSUD Taman Husada.
"Hari ini kami proses. Kalau dari waktu rapat kemarin kan terhitung paling lambat hari selasa. Kami usahakan besok sudah bisa diberikan gaji terhadap karyawannya," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- 4 Shio yang Tinggalkan Masa Sulit Mulai 5 November 2026, Siap Sambut Kebahagiaan
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- 5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review
- 9 Sunscreen untuk Wanita Usia 50 Tahun ke Atas agar Kulit Awet Muda
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Aksi Mahasiswa di Kantor PLN Samarinda Ricuh, Polisi Kerahkan Water Cannon
-
Viral, Staf Pemprov Kaltim Joget saat Demo Mahasiswa Bakal Diperiksa Inspektorat
-
Karhutla Belum Reda, Pemprov Kaltim Siapkan Rp3 M untuk Dampak Kabut Asap
-
Kronologi Pembunuhan di Speedboat Samarinda, Jasad Diikatkan ke Batu dan Tiang Jembatan
-
Demo di Kaltim Memanas, Massa Lempar Sayuran Busuk ke Kantor Rudy Mas'ud