SuaraKaltim.id - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman meninjau lokasi pembangunan Markas Besar (Mabes) TNI Angkatan Darat (AD) di lokasi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
Hal itu ia lakukan langsung, pada Selasa (23/8/2022) kemarin di Sepaki, Penajam Paser Utara (PPU). Menurutnya, TNI AD akan segera menindaklanjuti dengan membangun Sub Detasemen (Subden) Mabesad.
“Dari hasil peninjauan ini nanti akan kami buat evaluasi untuk memberi saran pada pemerintah," katanya, melansir dari ANTARA, Rabu (24/8/2022).
Ia mengatakan, dalam saran tersebut tercantum semua pertimbangan dan perhitungan agar penempatan Mabes TNI AD nantinya strategis. Serta, dapat mengamankan IKN dengan maksimal.
Sebelumnya, Kasad Dudung menerima penjelasan singkat dari pejabat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (KBBPJN) Junaidi ST tentang rencana pembangunan Mabes TNI AD di lokasi IKN.
Pada kesempatan itu juga Kasad menyampaikan komitmen TNI AD dalam mendukung dan menyukseskan program pemerintah dalam membangun IKN.
Dalam rantai komando TNI Angkatan Darat, melalui Kodam VI Mulawarman, selama ini sudah secara berkelanjutan telah membantu pemerintah daerah dalam pengamanan dan kelancaran proses pembangunan IKN.
"Termasuk dalam rencana membangun Subden Mabesad tadi," kata Kasad.
Selesai meninjau lokasi pembangunan Mabes TNI AD, Jenderal Dudung juga mengambil kesempatan meninjau lokasi pembangunan Bendungan Sepaku. Waduk ini nantinya menjadi pendukung cadangan air di wilayah IKN dan Sepaku serta sekitarnya.
Baca Juga: Pembangunan IKN Nusantara Dimulai, Geliat Bisnis UMKM dan Perhotelan di Kaltim Semakin Terasa
Pada peninjauannya Kasad dampingi oleh Wakasad Letjen TNI Agus Subiyanto, pejabat utama Mabesad, Kabalakpus dan Komandan Pusat Kesenjataan Jajaran TNI Angkatan Darat.
Berita Terkait
-
Berminat Jadi Investor di IKN, Jokowi Arahkan Jajarannya Tindak Lanjuti Investasi LG
-
Permasalahan Lahan Pembangunan SMP Negeri 25 Balikpapan, Warga Ngaku Belum Diberi Ganti Rugi, Disdikbud Sebut Ini
-
Geliat Bisnis UMKM dan Perhotelan di Kaltim Semakin Terasa Seiring Dimulainya Pembangunan IKN Nusantara
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Tak Bisa Diganti Uang Pribadi Gubernur, Kursi Pijat Rudy Mas'ud Bakal Dipindah
-
Pelajar SMK Samarinda Meninggal karena Sepatu Kekecilan, Ibu Ungkap Kronologi
-
Mensos Respons Kasus Siswa SMK Samarinda Meninggal usai Keluhkan Sepatu Sempit
-
Pemprov Kaltim Klarifikasi Perihal Heboh Anggaran Laundry Gubernur Senilai Rp450 Juta
-
Siswa Meninggal Gegara Sepatu Kekecilan, DPRD Samarinda Singgung Pendataan Lemah