SuaraKaltim.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan kembali mendeteksi adanya 21 titik panas yang tersebar di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
Hal itu disampaikan Prakirawan Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan BMKG Kota Balikpapan Iwan Munandar. Diharapkan olehnya, pihak berwenang menindaklanjuti dengan penanganan.
"Sebanyak 21 titik panas tersebut terpantau pada Rabu (24/8) mulai pukul 01.00 WITA hingga pukul 24.00 WITA," katanya, melansir dari ANTARA, Jumat (26/8/2022).
Ia menjelaskan, sebaran 21 titik panas tersebut telah diinformasikan ke instansi terkait. Terutama kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), baik di tingkat Provinsi Kaltim maupun kabupaten setempat agar mendapat penanganan lebih lanjut.
Dua hari sebelumnya pihaknya juga mendeteksi adanya 104 titik panas yang tersebar pada empat kabupaten dan langsung diinformasikan ke pihak terkait, sehingga titik panas tersebut sudah hilang.
"Sedangkan 21 titik panas yang terpantau pada hari tersebut tersebar pada 5 kabupaten. Di mana, merupakan titik panas yang berada di lokasi berbeda, meskipun masih ada yang dalam kabupaten yang sama," jelasnya.
Adapun 5 kabupaten yang terdeteksi 21 titik panas tersebut adalah di Kabupaten Paser ada 1 titik, Kutai Barat (Kubar) ada 3 titik, Kutai Timur (Kutim) 7 titik, Kabupaten Berau terdapat 7 titik, dan Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) ada 3 titik panas.
Ia melanjutkan, rinciannya adalah untuk 1 titik yang ada di Kabupaten Paser berada di Kecamatan Batu Sopang, memiliki tingkat kepercayaan menengah, pada koordinat 115.8597 bujur dan -1.8457 lintang.
Di Kabupaten Kubar yang terdapat 3 titk, tersebar pada 2 kecamatan. Yakni Kecamatan Linggang Bigung ada 2 titik panas, kemudian Kecamatan Nyuatan ada 1 titik.
Baca Juga: BMKG Deteksi 73 Sebaran Titik Panas di Kaltim, Terbanyak di Kutai Timur
"Di Kabupaten Kutim yang terdeteksi 7 titik panas, tersebar pada 5 kecamatan. Yakni Kecamatan Bengalon, Kaubun, Muara Wahai masing-masing 1 titik, Kecamatan Kongbeng 2 titik, dan Kecamatan Sangatta Utara 2 titik," sebutnya rinci.
Di Kabupaten Berau yang ada 7 titik, tersebar pada 3 kecamatan. Yakni Kecamatan Gunung Tabur 1 titik, Sambaliung 3 titik, dan Kecamatan Segah ada 3 titik panas.
"Di Kabupaten Mahakam Ulu yang terdeteksi tiga titik panas, tersebar pada dua kecamatan, yakni Kecamatabn Laham dua titik, kemudian Kecamatan Long Hubung ada satu titik panas," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Kejati Kaltim Sita Rp214 M, Amankan Puluhan Tas Branded dari Korupsi Transmigrasi
-
BRI Perkuat Program Rumah Rakyat, Salurkan KPR Subsidi Rp16,79 Triliun pada 2026
-
Heboh Mobil Dinas Gubernur Kaltim di Tengah Efisiensi, Prabowo: Kita Selidiki Semua
-
Kritik Tajam Prabowo soal Mobil Dinas Rudy Mas'ud Rp8 M: Mobil Presiden Rp1 Miliar
-
Penumpang Arus Balik di Terminal Samarinda Melonjak Dibanding Arus Mudik