SuaraKaltim.id - Setelah mengalami perawatan selama 1 bulan. KM Egon akhirnya kembali melayani pelayaran rute Bontang ke Pare-pare.
PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) merilis ada 1 jadwal keberangkatan pada September 2022 mendatang. Kapal mulai bersandar pada Senin (12/9) dengan tujuan keberangkatan Pare-pare Sulsel dari Pelabuhan Loktuan.
Koordinator PT Pelni Samarinda-Bontang Syarif Hidayat mengatakan, syarat penumpang untuk menaiki KM Egon mengikuti aturan terbaru.
Di mana, penumpang diwajibkan mendapat vaksinasi booster. Sementara untuk penumpang di bawah umur 18 Tahun wajib sudah mendapatkan vaksin kedua.
Sedangkan syarat menyertakan hasil Rapid Antigen dan Swab PCR tidak lagi harus dilampirkan atau dihapuskan.
"Ikuti aturan terbaru. Calon penumpang harus booster dulu kalau dia usia 18 Tahun keatas. Ini ada satu jadwal untuk KM Egon di September 2022 setelah docking selama satu bulan," katanya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Selasa (30/8/2022).
Diketahui kapasitas penumpang KM Egon untuk jurusan Bontang ke Pare-pare sekira 406 orang. Pembelian tiket bisa melalui online atau bisa langsung mendatangi loket Pelabuhan Loktuan.
"Kapasitas tetap sama yang dijual seperti biasa. Penumpang bisa mendatangi pelabuhan untuk membeli tiketnya," sambungnya.
Baca Juga: Jadwal Bintang Timur Surabaya di Ajang AFF Futsal Cup 2022 Thailand
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas