"Ya saya sih melihat bisa jadi nanti Jokowi main di banyak kaki di banyak capres. Jadi istilahnya nanti siapapun capres cawapresnya paling tidak masih berteman masih berkawan dan masih bisa mengamankan dirinya dan kroni kroninya ketika sudah tidak menjabat lagi," katanya.
Masih menurut Ujang, pemberian dukungan kepada banyak capres bakal dilakukan untuk cari aman dan selamat, baik untuk Jokowi sendiri maupun untuk para kroni-kroninya selepas tidak lagi menjabat presiden.
"Jokowi juga harus selamat, Jokowi juga harus mengamankan posisinya. Katakanlah ketika dia sudah tidak menjabat sebagai presiden lagi, mengamankan secara hukum, secara politik, secara bisnis dan lain sebagainya," kata Ujang.
Cari Selamat Lewat Endorse Sana-sini
Wakil Ketua Dewan Pembina Desmond J Mahesa menganggap wajar apabila Presiden Jokowi terkesan mendukung atau memberi dukungan terhadap pencalonan sejumlah tokoh menjadi presiden.
Sebab kata dia, hal itu dilakukan Jokowi guna kencari selamat. Adapun hal tersebut disampaikan Desmond menanggapi pemberitaan media Singapura yang menyebut bahwa Jokowi mempertimbangkan serius untuk mendukung Prabowo pada Pilpres mendatang.
"Ya kalau Jokowi kan meng-endorse siapa saja, Ganjar, Erick Thohir, Pak Sandi, ke semua mungkin dia cari selamat saja. Siapapun presidennya dia selamat dari masalah dia yang sekarang tidak beres kan begitu," kata Desmond di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (20/9/2022).
Terkait kedekatan Jokowi dengan Prabowo yang membuat Mantan Wali Kota Solo itu berkeinginan mengendorse Ketum Gerindra, Desmond justu membahas mengenai latar belakang Jokowi dengan Anies Baswedan.
"Kalau kedekatan, dia apa sih sebelum Gubernur, sebelum jadi gubernur kan. Lihat Anies sekarang barang mati dihidupkan, hari ini jadi presiden, hari ini nyalon presiden, kan sama saja apa bedanya Anies sama Jokowi," kata Desmond.
Baca Juga: 12 Nama Masuk Dalam Dewan Kolonel Pendukung Puan Maharani di Pilpres 2024, Johan Budi Jadi Pencetus
Karena itu Desmond belum memandang bahwa adanya dukungan Jokowi ke depan untuk Prabowo bakal menjadi penting.
"Penting tidak penting kita lihat saja nanti. Kalau didukung syukur kalau enggak didukung juga enggak ada masalah. Karena harapannya kita berbuat yang terbaik untuk bangsa ini," katanya. (Novian Ardiansyah, Bagaskara Isdiansyah)
Berita Terkait
-
12 Nama Masuk Dalam Dewan Kolonel Pendukung Puan Maharani di Pilpres 2024, Johan Budi Jadi Pencetus
-
Dewan Kolonel Bentukan Anggota DPR Fraksi PDIP karena Elektabilitas Puan Rendah, Ganjar Semakin Terpinggirkan?
-
Tak Lagi Berani Blak-blakan Dukung Ganjar karena Takut Dihabisi PDIP, Jokowi Disebut Bakal Main 'Banyak Kaki' di Pilpres
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
Terkini
-
Mutilasi Wanita dengan Mandau, Suami Siri dan Temannya Dibekuk di Samarinda
-
Remittance Migrant BRI Naik 27,7%, 1,2 Juta Agen Siap Layani
-
Disorot Prabowo, Pemprov Kaltim Jelaskan soal Mobil Dinas Gubernur
-
Prabowo Sorot Mobil Dinas Kepala Daerah Rp 8 M, Pengamat: Peringatan Keras untuk Diet Anggaran
-
Hubungi Nomor Call Center 133 Jika Pengguna Jalan Alami Kondisi Darurat