SuaraKaltim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang memberikan kupon gratis bahan bakar minyak (BBM) Pertamax bagi para sopir angkot di Oktober 2022 ini.
Kasi Angkutan Umum Dishub Bontang, Welly Sakius mengatakan, untuk syarat khusus penerima sopir angkot diminta mengaktifkan uji KIR terlebih dahulu.
Dari total yang tercatat ada sekitar 75 sopir angkot. Namun, hingga saat ini sudah ada 23 yang sudah lulus UJI KIR. Bahkan, untuk pengurusan KIR Dishub juga tidak membebani sopir alias gratis.
"Kami minta data dari Organda. Jadi kalau dapat KIR kita juga kasihkan kuponnya. Cuman saat ini menunggu waktu launchingnya saja," katanya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Kamis (6/10/2022).
Untuk diketahui, satu hari sopir angkot mendapat jatah satu kupon 3 Liter BBM Pertamax. Pemberian dilakukan selama 5 hari. Jika dikalkulasi, setiap minggu sopir angkot mendapat 15 Liter BBM Pertamax.
Target pemberian bantuan ini hingga Desember 2022 mendatang. Dishub telah menyiapkan 155 kuota untuk sopir angkot. Selain itu, untuk fasilitas umum Bis sekolah Dishub menggratiskan kepada penumpang yang didominasi anak sekolah.
"Teknisnya kalau sudah dapat 5 kupon. Sopir diwajibkan mengembalikan sobekan kupon setelah mengisi di SPBU Kopkar. Baru setelah itu mendapat kan kupon baru lagi di minggu berikutnya," sambungnya
Diakhir, ia menegaskan ada sanksi bagi sopir truk yang tidak mengembalikan sobekan kuponnya. Sanksi itu penghentian pemberian kupon.
Hal itu dilakukan untuk meminimalisir adanya penyelewengan pemanfaatan fasilitas yang diberikan oleh Pemkot Bontang.
Baca Juga: PUPRK Bontang Tak Koreksi Harga Proyek yang Sudah Berkontrak, Kok Bisa?
"Kita sanksi tegas. Jika tidak ada bukti pengembalian kupon selama tiga kali akan distop. Dari pada disalahgunakan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Tak Bisa Diganti Uang Pribadi Gubernur, Kursi Pijat Rudy Mas'ud Bakal Dipindah
-
Pelajar SMK Samarinda Meninggal karena Sepatu Kekecilan, Ibu Ungkap Kronologi
-
Mensos Respons Kasus Siswa SMK Samarinda Meninggal usai Keluhkan Sepatu Sempit
-
Pemprov Kaltim Klarifikasi Perihal Heboh Anggaran Laundry Gubernur Senilai Rp450 Juta
-
Siswa Meninggal Gegara Sepatu Kekecilan, DPRD Samarinda Singgung Pendataan Lemah