SuaraKaltim.id - Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Wagub Kaltim) Hadi Mulyadi menegaskan, provinsi yang ia pimpin tak dapat terus-menerus menggantungkan diri dengan minyak, gas, dan batu bara sebagai sumber pendapatan daerah.
Menurutnya, sumber daya alam (SDA) itu tak bisa diperbarui dan lambat laun akan habis oleh industri serta perusahaan yang menambangnya.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, ia mengatakan perlu adanya terobosan baru. Seperti, menciptakan SDA yang bisa diperbarui dengan meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dari berbagai jenjang pendidikan.
Tujuannya, agar akan ada generasi penerus Kaltim yang bisa memiliki daya saing tinggi.
“Untuk peningkatan SDM, sudah tertuang dalam misi Kaltim Berdaulat, yakni Berdaulat dalam pembangunan SDM yang berakhlak mulia dan berdaya saing, terutama perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas,” katanya, melansir dari ANTARA, Rabu (15/02/2023).
Orang nomor 2 di Kaltim ini menambahkan, Pemprov Kaltim sudah menetapkan berbagai program dalam peningkatan SDM. Mulai dari tingkat SD, SMP, SMA hingga tingkat perguruan tinggi.
Ia menjelaskan semua itu dilakukan melalui Beasiswa Kaltim Tuntas. Tujuannya, guna mewujudkan misi pertama Kaltim Berdaulat.
“Dengan strategi pembangunan pendidikan yang tepat, kita berharap kelak akan lahir putra-putri daerah terbaik yang memiliki keahlian tertentu dan berguna bagi nusa dan bangsa, bahkan bisa menjadi pemimpin di daerah hingga ditingkat nasional maupun internasional,” jelasnya.
Ia mengatakan, banyak negara maju, salah satunya Singapura yang tidak memiliki sumber daya alam. Namun, negara itu mampu bersaing dengan negara maju lain.
Baca Juga: Pemilu 2024, Hadi Mulyadi Punya Target dan Keinginan
"Hal itu disebabkan mereka memiliki SDM andal dan berkualitas. Maka dari itu peningkatan SDM, di atas segala-galanya," tegasnya.
Lebih lanjut katanya, Pemprov Kaltim masih memprioritaskan program pendidikan dalam rangka meningkatkan kualitas SDM, sehingga generasi muda memiliki potensi andal bisa bersaing dalam berbagai bidang.
"Pemprov sudah melakukan berbagai program dalam peningkatan SDM, mulai tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi, melalui Beasiswa Kaltim Tuntas, walaupun begitu diharapkan partisipasi dan kontribusi dalam merealisasikan SDM andal dan berkualitas." lugasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Bukan Tenggelam, Pria Tewas di Sungai Mahakam Ternyata Korban Pengeroyokan
-
Warga Kaltim Diminta Waspada Sakit ISPA dan Demam Berdarah
-
Dukung Gelaran MotoGP Mandalika Berkelanjutan, BRI Perkuat Waste Management Melalui BRI Peduli
-
BRI dan KPK Bersinergi Cetak Penyuluh Antikorupsi
-
Dana Karbon Rp73,2 Miliar Mengucur ke Kaltim untuk Pengurangan Emisi