SuaraKaltim.id - Sekretaris Daerah Kutai Kartanegara (Sekda Kukar) Sunggono menghadiri Khatmul Qur'an dan Imtihan Tartil dan Tahfidz Juz I dan 30 metode Ummi angkatan I di Masjid An-Nisa Palacari Batu – Batu Kecamatan Muara Badak, Sabtu (27/05/2023) kemarin.
Ia menyampaikan, rasa bangga dan penghargaan serta mengapresiasi kepada pimpinan, pengelola, para pengasuh sampai pendidik di Pondok Pesantren (Ponpes) Alam Terpadu Al-Muhajirin yang telah mendedikasikan waktu, tenaga dan pikiran, melakukan pengabdian yang besar dalam mendidik anak – anak, khususnya dalam bidang pembelajaran Al-Qur’an.
Ia mengatakan, pelaksanaan Khatmul Qur’an dan Imtihan kali ini membuktikan bahwa proses kaderisasi generasi Qur’ani di daerah ini tak pernah berhenti dan terus berjalan. Di tengah berbagai tantangan zaman pada era globalisasi dan digitalisasi.
“Saya yakin dan percaya dengan lahirnya anak-anak yang dibekali ilmu pengetahuan, akhlak mulai dan menjadikan Al-Qur'an sebagai pondasi kehidupannya, maka pasti akan menjadi sosok yang dapat memberikan kontribusi besar dalam menciptakan perubahan positif di tengah masyarakat, sekaligus insya allah akan menjadi asbab bagi turunnya berkah dari Allah SWT,” ucapnya, disadur Minggu (28/05/2023).
Lebih lanjut, katanya, sebagai umat Islam tentu telah sama – sama memahami. Bahwa orang yang senantiasa berjalan bersama Al-Qur’an dalam kehidupannya adalah orang – orang yang istimewa dan diistimewakan oleh Allah SWT.
Ia menganggap, keistimewaan tersebut bukan hanya bagi diri sendiri. Melainkan, juga diberikan kepada kedua orang tua.
“Oleh karena itu Pemkab Kuar sangat konsen dalam mendorong berbagai kegiatan pembelajaran Al-Qur’an. Selain program Satu Desa Satu Hafidz Al-Qur'an, kita juga memiliki Gerakan Etam Mengaji (GEMA) program Kukar Berkah serta beberapa program sejenis lainnya,” ungkapnya.
Tak lupa juga dalam kesempatan itu, Sunggono berpesan kepada kedua orang tua murid dapat terus mengawal proses pendidikan anak – anak. Khususnya ke jenjang lanjutan.
“Bersyukur dan jadilah bangga dengan memilki anak -anak yang dekat dengan Al-Qur’an. Pilihan bapak, ibu para orang tua untuk mempercayakan anak -anaknya kepada para pengasuh di Pondok Pesantren Alam Terpadu Al-Muhajirin ini sudah sangat tepat,” pungkasnya.
Baca Juga: Bupati Kukar Edi Damansyah Minta Bankaltimtara Permudah Penyaluran Kredit
Hadir pada acara itu Ketua Yayasan Pondok Pesantren Alam Terpadu Al-Muhajirin Ustadz H M Hidayat.S.P, Csmat Muara Badak Arpan tokoh agama serta tokoh masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT ke-81 RI, BRI Tegaskan 8 Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Indonesia
-
73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla
-
Strategi BRI Melejitkan Potensi Ekonomi Lokal Lewat UMKM Desa
-
Sakit Hati Sering Diolok-olok, Pegawai Bakar Ruang Rapat Diskominfo Kukar
-
Rumah Sakit Baru di Samarinda Ini Siapkan Teknologi Baca DNA