SuaraKaltim.id - Suku asli di Kalimantan Timur (Kaltim) menyimpan banyak tradisi dan sejarah yang turun temurun sesuai dengan kepercayaan mereka masing-masing.
Dikutip dari buku karya Emanuel Laurentius, ada beragam suku asli di Kaltim yang sebenarnya menurut sejarah mereka berasal dari satu keturunan yang sama.
Hal ini tertulis dalam peribahasa dengan bunyi "Nyui tunutn sepootn tangkai, bengkiraai eraai wakaai rait bencaikng langit, Datu turu seletuntukng butukng, Dara sie tenteekng juma".
Bahasa tersebut merupakan peribahasa dari suku asli Kutai Barat yang bermakna sebenarnya mereka berasal dari satu keturunan yang tak dapat dipisahkan. Selain keturunan yang sama, juga termasuk dengan lingkungan alam sekitarnya.
Jika dibedah satu per satu, nyui tunutn sepootn tangkai artinya menunjukan buah kelapa berasal sari satu tangkai dan buah pinang juga berasal dari satu tangkai.
Bengkiraai eraai wakaai-rait bencaikng langit berarti akar walaupun merambat kemana-mana namun tetap berpokok pada satu akar.
Bencaikng langit merupakan gelar dari akar bengkiraai, lalu datu turu seletuntukng butukng berarti Datu terdiri dari tujuh orang bersaudara yang berasal dari satu rahim.
Dara sie tenteekng juma berarti Dara yang terdiri dari sembilan orang bersaudara yang berasal dari rentetan ari-ari yang sama pula.
Mitos asal-usul makhluk yang ada dimuka bumi ini menurut kepercayaan mereka adalah berasal dari Pohon Putaakng. Pohon Putaakng, dianggap sebagai pohon kehidupan.
Masyarakat Dayak Kalimantan Tengah menyebut pohon kehidupan dengan istilah batang garing. Pohon putaakng yang dimaksud sebagai pohon kehidupan bukanlah semua pohon putaakng, tetapi hanya satu pohon putaakng raksasa yang diberi gelar "Putaakng Kayutn Naing".
Kontributor: Maliana
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas
-
Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya