SuaraKaltim.id - AY (35) warga Loktuan terancam menghabiskan waktu seumur hidup di dalam penjara. Hal itu berdasarkan hasil pengungkapan Sat Resnarkoba Polres Bontang yang meringkus tersangka karena kepemilikan narkoba jenis pil ekstasi sebanyak 690 butir.
Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prastiya melalui Kasat Resnarkoba AKP Rihard Nixon Hernando Lumban Toruan mengatakan, ancaman itu sesuai dengan aturan yang dilanggar.
Yaitu pasal 114 ayat 2 atau pasal 112 ayat 2 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Untuk ancaman bisa sampai hukuman penjara seumur hidup.
Apalagi tersangka saat ini tersangka tidak kooperatif dalam membantu penyelidikan polisi sampai pada penangkapan pemasok dari pil ekstasi segi enam bergambar tengkorak tersebut.
"Barang buktinya banyak 694 butir. Tersangka sudah mengkonsumsi 4 butirnya jadi tersisa 690. Ancaman penjara bisa seumur hidup," katanya, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Selasa (14/11/2023).
Lebih lanjut tersangka mengaku barang itu didapat dari orang tidak dikenal. Ia mengaku hanya berkomunikasi melalui telpon seluler. AY hanya diperintah mengambil ekstasi di Jalan Dewi Sartika Kelurahan Bontang Kuala.
Setelah itu barang haram itu dibawa ke rumahnya untuk menunggu perintah selanjutnya. Namun belum dapat perintah AY keduluan diamankan oleh Polisi.
Pengangguran itu juga mengaku belum mengetahui berapa imbalan saat diperintah mengambil ekstasi tersebut.
Kata Rihard tersangka ini baru saja diberhentikan dari pekerjaannya selama 6 bulan terakhir. Ia dipecat karena juga terjaring saat tes narkoba.
Baca Juga: Motor Gratis untuk Ketua RT di Bontang Tak Boleh Dipakai Keluar Daerah
"Masih didalami. Kesulitan penyidik karena tersangka ini berbelit. Dia juga mengaku ekstasi itu diambilnya untuk mendapat imbalan. Cuman tidak tahu berapa nilainya," bebernya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
Pertemuan di Rumah Presiden, Jampidsus Febrie Adriansyah Diminta Jentelmen Mundur
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Terkini
-
Suara.com Audiensi dengan KPID Kaltim, Bahas Masa Depan Industri Media
-
BRI Tekan Cost of Fund ke 2,33 Persen, Profitabilitas Makin Kokoh Berkat Penguatan CASA
-
Kantor Dinas Pendidikan Kutai Kartanegara Digeledah Terkait Korupsi Insentif Guru
-
BRI Bersinergi Dengan Danantara Pacu Ekonomi Kerakyatan, Laba Naik dan Dividen Tertinggi
-
Jaga Integritas Perusahaan, BRI Tingkatkan Deteksi Fraud dan Pengawasan Internal