Aktif Penggiat Sosial
Komunitas peduli sosial bukan hal baru bagi Ahli Muda Peksos Dinsos-PM Suratmi. Dirinya ikut dan berperan dalam memnangun kepekaan tdrhadap sosial.
Lulusan Magister Pekerja Sosial ini juga sangat peka dengan keadaan sekitar. Semisal selain sebagai ASN. Suratmi juga sebagai Ketua Yayasan Pandu Qolby.
Di yayasan itu dirinya acap kali melakukan program sosial. Seperti membantu warga yang sedang menderita sakit, membutuhkan bantuan dan menggalang dana.
Menurutnya semua orang memiliki hak yang sama dalam mendapatkan kehidupan. Termasuk penyandang disabilitas.
Dari program Kapal Si Geo itu juga menjadi rujukan dari Disnaker untuk melihat peluang penyandang disabilitas untuk mendapat kesempatan kerja.
Begitu pula dengan BPS. Dimana Data Registrasi Sosial dan Ekonomi diambil melalui data Pemkot Bontang. Itu merupakan obat paten. Karena disabilitas punya hak yang sama terhadap orang lain.
Dirinya berharap kedepan bukan hanya Penyandang Disabilitas saja yang datanya berbasis geospasial. Semua jenis 26 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) bisa ter geospasial kan.
Agar data mereka bisa terintegrasi. Kemudian dimanfaatkan dengan program bantuan-bantuan sosial dari Pemkot, Pemprov, atau Pemerintah Nasional.
Baca Juga: Polres Bontang Temukan Banyak Mobil Plat Luar Daerah
"Saya ini memang latar belakang penddidikan S2 Peksos di Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial Kemensos. Kalau S1 saya di bidang Jurnalistik. Saya berharap 26 PMKS bisa terdata secara geospasial," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
-
Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully
-
Sejarah Terulang! Beras Premium Kini Langka di RI
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
Terkini
-
BRI Salurkan KPP Rp12 Triliun Kepada 83.210 Debitur Hingga September 2026
-
BRI dan Komitmen Membangun Ekosistem Olahraga Indonesia yang Berkelanjutan
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim