SuaraKaltim.id - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Samarinda memprakirakan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) mengalami hujan sedang dengan peluang mencapai 90 persen sepanjang dasarian I Desember. Tepatnya, 1-10 Desember ini.
Hal itu disampaikan Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto BMKG Samarinda Riza Arian Noor belum lama ini.
“Secara umum wilayah Kaltim diprakirakan terjadi hujan pada kategori sedang antara 50 - 150 milimeter (mm) dengan peluang mencapai lebih dari 90 persen,” katanya, disadur dari ANTARA, Minggu (03/12/2023).
Ia melanjutkan, pengecualian di wilayah Kutai Barat (Kubar) bagian utara dan Mahakam Ulu (Mahulu) bagian selatan. Di mana, diprakirakan hujan kategori tinggi di kisaran 150 - 300 mm dengan peluang berkisar 60 persen hingga 80 persen.
Sedangkanm prakiraan deterministik curah hujan dasarian I Desember 2023 di Kaltim, katanya, secara umum bakal terjadi curah hujan dengan intensitas menengah berkisar 50 - 75 mm.
"Kecuali untuk wilayah Kabupaten Kutai Barat bagian utara, Kabupaten Mahakam Ulu bagian selatan, Kabupaten Kutai Timur bagian barat, dan Kabupaten Kutai Kartanegara bagian utara. Kabupaten tersebut diprakirakan dapat terjadi hujan dengan intensitas tinggi dengan kisar antara 150 - 200 mm," jelasnya.
Ia melanjutkan, pada prakiraan deterministik sifat hujan dasarian I Desember 2023, Provinsi Kaltim diprakirakan didominasi dengan sifat hujan kategori normal hingga atas normal.
Kecuali untuk wilayah Kabupaten Kutai Timur bagian timur, Kota Bontang, Kota Samarinda, Kabupaten Kutai Kartanegara bagian timur, dan sebagian kecil Kabupaten Paser bagian selatan yang diprakirakan mengalami sifat hujan kategori bawah normal.
"Berdasarkan hasil pemantauan Hari Tanpa Hujan (HTH) sepanjang dasarian III November 2023, Provinsi Kaltim pada umumnya masih mengalami hujan dan HTH, dengan wilayah yang mengalami HTH memiliki kriteria sangat pendek antara 1 - 5 hari," lugasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Kasus ISPA di Kaltim Melonjak Drastis, 3 Daerah Mendominasi
-
Wali Kota Andi Harun Buka Suara soal Korupsi Varia Niaga Rp30,97 Miliar
-
Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan
-
Perkara Korupsi Berusia Hampir 2 Dekade, Pakar Hukum Ingatkan Pentingnya Daluwarsa
-
Dugaan Korupsi Batu Bara Perumda Varia Niaga Samarinda, Negara Rugi Rp30,9 Miliar